Pertumbuhan Investor Ritel Dan Likuiditas Perdagangan Pasar Modal Indonesia: Bukti Empiris 2021-2025

Fajar Rakasiwi Syamsuddin, Hasmiana Hasmiana

Abstract


Abstrak
Artikel ini mengkaji keterkaitan antara perluasan basis investor ritel dan likuiditas perdagangan pasar modal Indonesia selama 2021-2025. Isu ini penting karena pertumbuhan jumlah Single Investor Identification (SID) sering dipakai sebagai indikator keberhasilan inklusi pasar modal, sedangkan kualitas pasar tidak hanya ditentukan oleh banyaknya akun investor, tetapi juga oleh intensitas transaksi, kedalaman order, serta keberlanjutan partisipasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-eksplanatori dengan data sekunder tahunan dari publikasi Kustodian Sentral Efek Indonesia dan Bursa Efek Indonesia. Jumlah investor diproksikan dengan total SID pasar modal pada akhir tahun, sementara likuiditas perdagangan diproksikan melalui rata-rata nilai transaksi harian (RNTH). Teknik analisis meliputi penyusunan tren tahunan, perhitungan pertumbuhan, CAGR, korelasi Pearson, dan regresi linier sederhana. Hasil menunjukkan bahwa investor pasar modal meningkat dari 6,84 juta pada 2021 menjadi 20,35 juta pada 2025, sedangkan RNTH meningkat lebih moderat dari Rp13,39 triliun menjadi Rp18,06 triliun. Korelasi antara jumlah investor dan RNTH bernilai positif moderat, tetapi belum signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan bahwa ekspansi investor ritel berpotensi mendukung pendalaman pasar, namun dampaknya terhadap likuiditas bergantung pada kualitas partisipasi, literasi, kondisi makro, sentimen, dan struktur transaksi. Artikel ini merekomendasikan penguatan edukasi berbasis perilaku, peningkatan kualitas informasi emiten, serta evaluasi indikator pengembangan pasar yang tidak hanya menekankan jumlah investor.
Kata kunci: investor ritel, likuiditas pasar, pasar modal, rata-rata nilai transaksi harian, Indonesia

Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Barrot, J.-N., Kaniel, R., & Sraer, D. (2016). Are retail traders compensated for providing liquidity? Journal of Financial Economics, 120(1), 146-168. https://doi.org/10.1016/j.jfineco.2015.12.008

Chen, Z., & Craig, K. A. (2023). Active attention, retail investor base, and stock returns. Journal of Behavioral and Experimental Finance, 39, 100820. https://doi.org/10.1016/j.jbef.2023.100820

Fu, H., Cai, J., Xia, S., & Zhou, L. (2025). Investor network attention, information disclosure quality, and stock liquidity in enterprises. Finance Research Letters, 79, 107246. https://doi.org/10.1016/j.frl.2025.107246

Jing, R., & Zhu, H. (2024). Are retail investors liquidity providers? Evidence from the STAR and ChiNext markets in China. Pacific-Basin Finance Journal, 83, 102223. https://doi.org/10.1016/j.pacfin.2023.102223

Kustodian Sentral Efek Indonesia. (2021). Statistik Pasar Modal Indonesia Desember 2021. Jakarta: KSEI.

Kustodian Sentral Efek Indonesia. (2022). Statistik Pasar Modal Indonesia Desember 2022. Jakarta: KSEI.

Kustodian Sentral Efek Indonesia. (2023). Statistik Pasar Modal Indonesia Desember 2023. Jakarta: KSEI.

Kustodian Sentral Efek Indonesia. (2024). Statistik Pasar Modal Indonesia Desember 2024. Jakarta: KSEI.

Kustodian Sentral Efek Indonesia. (2025). Statistik Pasar Modal Indonesia Desember 2025. Jakarta: KSEI.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Fact Book Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon 2024. Jakarta: OJK.

Ozik, G., Sadka, R., & Shen, S. (2021). Flattening the illiquidity curve: Retail trading during the COVID-19 lockdown. Journal of Financial and Quantitative Analysis, 56(7), 2356-2388. https://doi.org/10.1017/S0022109021000387

Pagano, M. S., Sedunov, J., & Velthuis, R. (2021). How did retail investors respond to the COVID-19 pandemic? The effect of Robinhood brokerage customers on market quality. Finance Research Letters, 43, 101946. https://doi.org/10.1016/j.frl.2021.101946

PT Bursa Efek Indonesia. (2021). Tutup tahun 2021 dengan optimisme pasar modal Indonesia lebih baik. Jakarta: BEI.

PT Bursa Efek Indonesia. (2022). Pencapaian tahun 2022 yang positif, tumbuhkan optimisme pasar modal Indonesia di 2023. Jakarta: BEI.

PT Bursa Efek Indonesia. (2023). Melalui berbagai pencapaian tahun 2023, pasar modal Indonesia optimis menyongsong 2024. Jakarta: BEI.

PT Bursa Efek Indonesia. (2024). Sukses tutup tahun 2024, pertumbuhan positif pasar modal berlanjut. Jakarta: BEI.

PT Bursa Efek Indonesia. (2025). Menutup tahun penuh prestasi, pasar modal Indonesia kian kompetitif di kancah global. Jakarta: BEI.

Yusgiantoro, I., Koesrindartoto, D. P., Aaron, A., Dharma, W. A., & Arroisi, A. (2018). Investors behavior and trading strategies: Evidence from Indonesia Stock Exchange. OJK Working Paper Series.

Zhou, Z. (2025). The impact of investor sentiment fluctuations on stock market liquidity and volatility: Implications for market returns. Finance Research Letters, 86, 108771. https://doi.org/10.1016/j.frl.2025.108771




DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i1.8494

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics View My Stats