ANALISIS BEBAN KERJA PERAWAT PELAKSANA DI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK RESTU BUNDA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2024
Abstract
Perawat merupakan salah satu elemen penting SDM Kesehatan dengan populasi terbanyak di setiap Rumah Sakit. Diperlukan perhitungan beban kerja objektif berbasis data untuk menentukan jumlah SDM perawat yang dibutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan untuk mencapai pengelolaan SDM yang efektif dan efisien. Beban kerja merupakan suatu kegiatan pekerjaan yang harus diselesaikan oleh pemegang tanggung jawab yaitu pekerja dalam jangka waktu tertentu
WHO mengembangkan pendekatan untuk memperkirakan kebutuhan tenaga perawat yang dikenal sebagai Workload Indicator of Staffing Need (WISN).Tujuan penelitian ini adalah menganalisis beban kerja perawat di unit rawat inap RSIA Restu Bunda Bandar Lampung tahun 2024 dan membuat proyeksi kebutuhan tenaga perawat di tahun 2025 dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini merupakan jenis operational research yang dilakukan pada bulan December 2024 – Januari 2025 dengan pendekatan mixed method. Metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan komponen beban kerja melalui wawancara terstruktur dan mendalam pada informan kunci, dilanjutkan dengan metode kuantitatif (Time- Study) untuk menghitung waktu tiap kegiatan yang dilakukan oleh perawat di unit rawat inap RSIA Restu Bunda Bandar Lampung. Data kualitatif dianalisis dengan menggunakan software NVIVO 12 dan data kuantitatif digunakan dalam perhitungan analisis beban kerja WISN. Hasil penelitian didapatkan beban kerja pada ruang rawat inap ibu dalam kondisi Fit (Rasio WISN = 1) dan Underload pada ruang rawat inap anak (Rasio WISN = 1,125). Kebutuhan perawat di tahun 2025 dihitung dengan menggunakan ekstrapolasi data tahun sebelumnya dan didapatkan kebutuhan perawat pelaksana sebanyak 25 orang.
WHO mengembangkan pendekatan untuk memperkirakan kebutuhan tenaga perawat yang dikenal sebagai Workload Indicator of Staffing Need (WISN).Tujuan penelitian ini adalah menganalisis beban kerja perawat di unit rawat inap RSIA Restu Bunda Bandar Lampung tahun 2024 dan membuat proyeksi kebutuhan tenaga perawat di tahun 2025 dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan. Penelitian ini merupakan jenis operational research yang dilakukan pada bulan December 2024 – Januari 2025 dengan pendekatan mixed method. Metode kualitatif digunakan untuk mendapatkan komponen beban kerja melalui wawancara terstruktur dan mendalam pada informan kunci, dilanjutkan dengan metode kuantitatif (Time- Study) untuk menghitung waktu tiap kegiatan yang dilakukan oleh perawat di unit rawat inap RSIA Restu Bunda Bandar Lampung. Data kualitatif dianalisis dengan menggunakan software NVIVO 12 dan data kuantitatif digunakan dalam perhitungan analisis beban kerja WISN. Hasil penelitian didapatkan beban kerja pada ruang rawat inap ibu dalam kondisi Fit (Rasio WISN = 1) dan Underload pada ruang rawat inap anak (Rasio WISN = 1,125). Kebutuhan perawat di tahun 2025 dihitung dengan menggunakan ekstrapolasi data tahun sebelumnya dan didapatkan kebutuhan perawat pelaksana sebanyak 25 orang.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i2.8467
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.pdf_2.png)










