Hubungan Penambahan Berat Badan Ibu Selama Kehamilan terhadap Berat Badan Bayi Baru Lahir: Studi Cross Sectional

Sonya Rosa

Abstract


Penambahan berat badan ibu selama kehamilan merupakan indikator penting status gizi ibu yang berperan dalam pertumbuhan janin. Berat badan bayi baru lahir sering digunakan sebagai indikator awal kesehatan bayi. Penambahan berat badan yang tidak sesuai dengan rekomendasi akan menyebabkan bayi lahir dalam kondisi bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penambahan berat badan ibu selama kehamilan dengan berat badan bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sampel di dalam penelitian ini berjumlah 63 ibu yang baru melahirkan di RSAB Harapan Kita Jakarta. Data diperoleh melalui data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara interview dengan responden, sementara data sekunder diperoleh melalui buku KIA dan rekam medik. Analisis data menggunakan microsoft excel 365 dan SPSS versi 25,0. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil yang diperoleh yaitu ada hubungan signifikan antara penambahan berat badan ibu selama kehamilan terhadap berat badan bayi baru lahir (p-value 0,000).

Keywords


Berat Badan Ibu; Berat Badan Bayi; BBLR

Full Text:

PDF

References


Y. B. Okwaraji et al., “National , regional , and global estimates of low birthweight in 2020 , with trends from 2000 : a systematic analysis,” pp. 1071–1080, 2025, doi: 10.1016/S0140-6736(23)01198-4.

M. Ekoriano et al., “Profile and Factors Associated with Low Birth Weight in Indonesia: a National Data Survey,” Rural Remote Health, vol. 225, no. 1, pp. 1–9, 2025.

[IOM] Institute of Medicine, Weight Gain During Pregnancy: Reexamining the Guidelines. Washington (DC): The National Academies Press, 2009. doi: 10.17226/12584.

P. S. Mulyatun and Y. W. Migang, “Hubungan Kenaikan Berat Badan Ibu Selama Hamil dengan Berat Badan Bayi Baru Lahir di UPT Puskesmas Muara Tuhup,” pp. 13–18, 2023.

S. R. Fitri, “Hubungan Peningkatan Berat Badan Saat Hamil Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah,” vol. 3, no. 2, pp. 4901–4909, 2025.

Marhamah, S. Rosa, T. M. Ningrum, T. Permatasari, and M. Hardiah, Gizi Ibu Hamil Jilid 1. Cirebon: PT Harmoni Anak Negeri, 2025.

A. St-laurent et al., “Dietary intakes , diet quality and physical activity levels from preconception to late pregnancy : Prospective assessment of changes and adherence to recommendations,” 2025, doi: 10.1177/17455057251341999.

A. K. Ningdiah and Y. N. Khayati, “Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Berat Badan Lahir di BPM Bidan Sri Harti,” vol. 5, no. 1, pp. 67–74, 2023.

W. Efrizal, D. Kesehatan, P. Kepulauan, and B. Belitung, “Analisis Status Gizi Baduta ( 0-2 tahun ) Di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Berdasarkan e-PPGBM Agustus 2020,” vol. 14, no. August 2020, pp. 17–25, 2021.




DOI: https://doi.org/10.52643/jbik.v16i2.8081

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan

Flag Counter