Evaluasi Penerapan Rekam Medis Elektronik Berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) di Rumah Sakit Imanuel Way Halim Lampung
Abstract
Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan bagian penting dalam transformasi digital pelayanan kesehatan. Keberhasilan penerapan RME tidak hanya ditentukan oleh tersedianya sistem, tetapi juga oleh penerimaan dan penggunaan sistem oleh pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan RME berdasarkan Technology Acceptance Model (TAM) di Rumah Sakit Imanuel Way Halim Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian berjumlah 12 orang, terdiri dari 9 informan utama sebagai pengguna RME dan 3 informan manajemen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman dan Saldana melalui tahapan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Evaluasi penerimaan RME dilakukan berdasarkan lima konstruk TAM, yaitu Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, Attitude Toward Using, Behavioral Intention to Use dan Actual System Use. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan pengguna terhadap RME secara umum positif. Pada aspek Perceived Usefulness, RME dinilai membantu pekerjaan, mempercepat akses informasi pasien, mempermudah dokumentasi dan mengurangi penggunaan rekam medis kertas. Perceived Ease of Use menunjukkan bahwa sistem relatif mudah digunakan setelah pengguna beradaptasi, meskipun masih ditemukan kendala berupa error, loading lambat, CPPT dan riwayat pasien yang tidak muncul serta beberapa fitur yang membutuhkan banyak tahapan. Attitude Toward Using menunjukkan sikap positif terhadap penggunaan RME, sedangkan Behavioral Intention to Use menunjukkan keinginan yang kuat untuk terus menggunakan RME. Pada Actual System Use, RME telah digunakan secara rutin, tetapi implementasinya belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat penggunaan rekam medis kertas, ketidaklengkapan dokumentasi dan kendala teknis. Integrasi dengan Satu Sehat telah tersedia, tetapi pengiriman data belum seluruhnya optimal. RME telah diterima secara positif oleh pengguna, tetapi implementasinya masih perlu dioptimalkan melalui peningkatan stabilitas dan kemudahan sistem, konsistensi dokumentasi pengguna, dukungan IT/vendor, monitoring dan evaluasi berkala serta optimalisasi integrasi Satu Sehat.
Kata Kunci: Rekam Medis Elektronil; Technology Acceptance Model; penerimaan pengguna; rumah sakit; Satu Sehat
Full Text:
PDFReferences
DAFTAR PUSTAKA
arnild augina mekarisce. (2020). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data pada Penelitian Kualitatif di Bidang Kesehatan Masyarakat. JURNAL-ILMIAH-KESEHATAN-MASYARAKATURNAL-ILMIAH-KESEHATAN-MASYARAKAT, Vol.12 edi.
Chen, R. F., & Hsiao, J. L. (2012). An empirical study of physicians’ acceptance of hospital information systems in Taiwan. Telemedicine and E-Health, 18(2), 120–125.
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly: Management Information Systems, 13(3), 319–339.
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54.
Fatharanni, M. O., & Llyas, Y. (2025). Analisis penggunaan rekam medis elektronik berdasarkan technology acceptance model di rumah sakit: scoping review. Journal of Health Research Science, 5(02), 370–378.
Indra Nugraha, R., Dewi, F. N., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Madura, N. H. (2025). EVALUASI PENERAPAN SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK METODE TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM) DI RS X KOTA SURABAYA. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, 11(1).
Ketikidis, P., Dimitrovski, T., Lazuras, L., & Bath, P. A. (2012). Acceptance of health information technology in health professionals: An application of the revised technology acceptance model. Health Informatics Journal, 18(2), 124–134.
Matthew B. Miles; A. Michael Huberman; Johnny Saldana. (2014). Qualitative data analysis : a methods sourcebook (Third Edit).
Pai, F. Y., & Huang, K. I. (2011). Applying the Technology Acceptance Model to the introduction of healthcare information systems. Technological Forecasting and Social Change, 78(4), 650–660.
permenkes-no-24-tahun-2022. (n.d.).
Rahmawati, R., Habsy, B. A., & Nursalim, M. (2025). (2025). Jenis-Jenis Metode Pengumpulan Data (Qualitative Research). Jurnal Pendidikan Tambusai, Vol.9 .
Satria, A., Anderson, Y., Aprilia, B. R., Fadkhan, M., Qamariyah, S., Andopa, Y., Khair, Y. J., & Wijayanti, D. (2026). TECHNOLOGY PENDEKATAN ACCEPTANCE MODEL ( TAM ). 7, 1596–1603.
Sugiyono. (2022). Model Penelitian Kuantitatif dan R&D.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif.
DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i4.9394
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.pdf_2.png)










