Analisis Pelaksanaan Koding Diagnosis Dan Tindakan Cdl Dan Av-Shunt Pada Rme Dalam Proses Klaim Bpjs Di Rs Lavalette Malang
Abstract
Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) di fasyankes dituntut mampu menghasilkan kodifikasi klinis yang valid demi kelancaran klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan koding diagnosis serta prosedur Catheter Double Lumen (CDL) dan Arteriovenous Shunt (AV-Shunt) pada RME, sekaligus mengidentifikasi akar masalah pengalihan berkas rawat inap menjadi rawat jalan di RS Lavalette Malang. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, analisis dilakukan melalui kerangka manajemen 3M (Man, Method, Machine). Data dikumpulkan melalui observasi dokumen RME sejumlah 264 dokumen periode November 2025-Maret 2026, serta wawancara dengan 5 informan (3 laki-laki dan 2 perempuan). Hasil studi menunjukkan bahwa alur kerja koding bermula dari dokumentasi rekam medis yang diisi oleh dokter dan PPA lewat sistem RME Sinusa dengan fitur free text untuk pengisian diagnosis pada resume medis, laporan operasi, asesmen awal medis, dan pengantar rawat inap, yang kemudian diolah dan diurutkan berkas rawat inap pasien berdasarkan tanggal layanan (assembling) kemudian dilakukan pengkodean oleh koder ke kode ICD-10 dan ICD-9-CM (kode 39.27 untuk AV-Shunt) sebelum dikirim via bridging E-Claim. Faktor penyebab perubahan klaim mencakup aspek Man (koder tunggal yang mengalami overload ±1.200 berkas/bulan, ketiadaan pelatihan formal, dan keterlambatan submit oleh dokter, ketidaksesuaian pengisian dan pendokumentasian pelayanan pasien); aspek Method (belum tersedianya SOP koding tertulis, ketidaksesuaian penginputan antar-PPA, dan peraturan dari BPJS Malang); serta aspek Machine (error mapping tarif SIMRS dan ketiadaan sistem pengingat otomatis). Hasil pengujian menyarankan adanya penambahan staf koder, peresmian SOP vaskular, dan tata ulang konfigurasi tarif RME bersama manajemen dan tim IT Dev.
Kata kunci: BPJS, Koding Klinis, Rekam Medis Elektronik, AV-Shunt, CDL.
Full Text:
PDFReferences
DAFTAR PUSTAKA
Fajarwati, R. (2022). Analisis Keakuratan Kode Diagnosis Rawat Jalan dan IGD (Instalasi Gawat Darurat) di RSUD Kota Yogyakarta. Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK) Volume 05 Nomor 01 Halaman 109-115.
Indawati, L. (2019). Analisis Akurasi Koding Pada Pengembalian Klaim BPJS Rawat Inap di RSUP Fatmawati Tahun 2016. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia Vol. 7 No.2 Oktober 2019. ISSN: 2337-6007 (online); 2337-585X (Printed).
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021 tentang Pedoman Inacbg dalam Tata Kelola Klaim Jaminan Kesehatan Nasional. Jakarta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis.
Mardiawati, D. (2017). Analisis Pelaksanaan Pengodean Tindakan Medis Pasien JKN di RSI Siti Rahmah Padang. Jurnal Endurance 3(3) Oktober 2018 (624-634).
Novratilova, S. Analisis Faktor Penyebab Pending Klaim BPJS Rawat Inap di Rumah Sakit Mardi Waluyo Lampung. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia. 2025. e-ISSN: 2986-6332, Hal 244-270.
Pujilestari, I. (2020). Analisis Ketepatan Pemberian Kode Diagnosa dan Tindakan terhadap Pembayaran Klaim JKN Rawat Inap di RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung. TEDC Vol. 14 No. 2, Mei 2020:120-127.
Sugiyono. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta; 2019.
Susanto, Anton. (2025). Akurasi Pengkodean Diagnosis dan Prosedur Medis serta Implikasinya terhadap Klaim JKN di RSUD Pandan Arang. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Volume 4 Nomor 3 September 2025:109-115.
Ulfa, H. M. (2017). Analisis Ketepatan Kode Diagnosa Penyakit antara Rumah Sakit dan BPJS Menggunakan ICD-10 untuk Penagihan Klaim di Rumah Sakit Kelas C Sekota Pekanbaru Tahun 2016. Jurnal INOHIM, Volume 5 Nomor 2, Desember 2017:78-85.
WHO. International statistical classification of diseases and related health problems 10th revision (ICD-10) user guide. Jenewa: World Health Organization; 2016.
DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i3.8958
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.pdf_2.png)










