Analisis Kesiapan Implementasi Tanda Tangan Digital untuk Autentikasi Dokumen Rekam Medis Elektronik di Rawat Inap RSUD Samin Surosentiko Randublatung

Mona Meidya Mustika, Dwi Iskandar

Abstract


Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan implementasi tanda tangan digital sebagai sarana autentikasi dokumen rekam medis elektronik di Instalasi Rawat Inap RSUD Samin Surosentiko Randublatung. Penerapan tanda tangan digital menjadi penting dalam menjamin keaslian identitas penandatangan, keutuhan dokumen, serta kekuatan hukum dalam sistem rekam medis elektronik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap tenaga medis, petugas rekam medis, staf teknologi informasi, serta manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan implementasi tanda tangan digital berada pada kategori cukup siap. Dari aspek organisasi, terdapat dukungan manajemen namun belum didukung kebijakan khusus yang komprehensif. Dari aspek sumber daya manusia, pemahaman terhadap tanda tangan digital masih terbatas sehingga diperlukan pelatihan. Dari aspek infrastruktur teknologi informasi, sistem rekam medis elektronik telah tersedia, namun integrasi tanda tangan digital dan keamanan sistem masih perlu ditingkatkan. Faktor yang mempengaruhi kesiapan implementasi meliputi kebijakan organisasi, kompetensi sumber daya manusia, dan kesiapan infrastruktur teknologi. Penelitian ini merekomendasikan penyusunan kebijakan, peningkatan kompetensi SDM, serta penguatan infrastruktur teknologi informasi guna mendukung implementasi tanda tangan digital secara optimal.
Kata kunci: tanda tangan digital, rekam medis elektronik, kesiapan implementasi, rumah sakit, sistem informasi kesehatan.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

(1) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022 tentang Rekam Medis. Jakarta; 2022.

(2] World Health Organization. Electronic Health Records: Manual for Developing Countries. Geneva: WHO; 2016.

(3) Kruse CS, Stein A, Thomas H, Kaur H. The use of electronic health records to support population health: A systematic review. J Med Syst. 2018;42(11):214. DOI: 10.1007/s10916-018-1075-6

(4) Campanella P, Lovato E, Marone C, Fallacara L, Mancuso A, Ricciardi W. The impact of electronic health records on healthcare quality: A systematic review. Eur J Public Health. 2016;26(1):60–64.DOI: 10.1093/eurpub/ckv122.

(5) Menachemi N, Collum TH. Benefits and drawbacks of electronic health record systems. Risk Manag Healthc Policy. 2016;4:47–55. DOI: 10.2147/RMHP.S12985.

(6) Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Jakarta; 2016.

(7) Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Penyelenggaraan Sertifikat Elektronik. Jakarta; 2020.

(8) Nugroho A, Pratama I. Implementasi tanda tangan digital pada sistem informasi kesehatan. J Teknol Inf. 2020;8(2):101–110.

(9) Rahmawati D, Sari M. Analisis keamanan dokumen elektronik dalam sistem rekam medis. J Kesehat. 2021;12(1):55–62.

(10) Putra DS, Sari M. Analisis penerapan sistem informasi kesehatan dalam meningkatkan pelayanan rumah sakit. J Kesehat. 2020;12(2):45–52.

(11) Aldosari B. User acceptance of health information systems: A study of healthcare readiness. J Digit Health. 2017.

(12) Venkatesh V, Thong JYL, Xu X. Unified theory of acceptance and use of technology: A synthesis and the road ahead. J Assoc Inf Syst. 2016;17(5):328–376.DOI: 10.17705/1jais.00428.

(13) Alraja A, Farooque M, Khashab M. The effect of security, privacy, familiarity, and trust on users’ attitudes toward e-health services. J Med Syst. 2019;43(9). DOI: 10.1007/s10916-019-1386-7.

(14) Alharbi SA. Users’ acceptance of electronic health records: A study of healthcare staff. Int J Healthc Manag. 2020;13(3):1–8.

(15) Jennett P, Gagnon M, Brandstadt H. Preparing for success: readiness models for telehealth. Telemed e-Health. 2016;11(6):721–731. DOI: 10.1089/tmj.2005.11.721.

(16) ISO. ISO/IEC 27001 Information Security Management Systems – Requirements. Geneva: ISO; 2013.

(17) National Institute of Standards and Technology. Security and Privacy Controls for Information Systems. NIST; 2013.

(18) Sari NP, Utami R. Analisis kesiapan implementasi rekam medis elektronik di rumah sakit. J Inform Kesehat Indones. 2022;10(1):12–20.

(19) Hidayat T, Kurniawan D. Evaluasi kesiapan sistem informasi kesehatan menggunakan metode readiness assessment. J Sist Inf. 2021;17(2):89–97.

(20) Prasetyo B, Lestari D. Faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi tanda tangan digital pada layanan kesehatan. J Teknol Kesehat. 2023;5(1):33–40.

(21) Wibowo A, Santoso H. Keamanan informasi pada sistem rekam medis elektronik berbasis digital signature. J Cyber Secur. 2022;4(2):101–109.

(22) Kurniawati E, Nugraha F. Analisis penerapan tanda tangan elektronik tersertifikasi di Indonesia. J Huk Teknol. 2021;3(1):45–53.

(23) Rahman F, Putri A. Digital signature adoption in healthcare: A systematic review. Int J Med Inform. 2022;158:104641. DOI: 10.1016/j.ijmedinf.2021.104641.

(24) Yuliana S, Dewi R. Evaluasi kesiapan sumber daya manusia dalam implementasi sistem informasi kesehatan. J Manaj Kesehat. 2023;11(2):77–85.

(25) Saputra R, Hadi S. Analisis infrastruktur teknologi informasi dalam mendukung transformasi digital rumah sakit. J Teknol Inf. 2022;9(1):15–23.

(26) Firmansyah A, Rizky M. Implementasi keamanan data pada sistem informasi rumah sakit berbasis elektronik. J Sist Komput. 2021;11(2):66–74.

(27) Lestari Y, Wulandari P. Faktor keberhasilan implementasi e-health di rumah sakit Indonesia. J Kesehat Masy. 2024;18(1):1–10.

(28) Rahman M, Lee J, Kim S. Adoption of digital signature in healthcare systems: Security and implementation challenges. Int J Med Inform. 2022;162:104732.

(29) Pratama Y, Sari D, Nugroho H. Analisis kesiapan implementasi tanda tangan elektronik pada sistem rekam medis elektronik di rumah sakit Indonesia. J Inform Kesehat Indones. 2024;12(1):25–33. DOI: 10.1016/j.ijmedinf.2022.104732.

(30) Suparlan MSR, Pongantung H, Patandung VP, Rengkung Y. Evaluasi penerapan rekam medis elektronik dengan pendekatan metode Technology Acceptance Model (TAM) di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI). 2024.




DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i3.8747

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics View My Stats