Analisis Kelengkapan Resume Rekam Medis Dengan Hasil Klaim Pasien Rawat Inap Jaminan Kesehatan Nasional Di Rumah Sakit X Tipe B Jakarta

Muhammad Yahya Shobirin, Eka Yoshida, Ahdun Trigono

Abstract


ABSTRAK

 

Latar Belakang: Hasil observasi pendahuluan masih terdapat hasil dari berita acara hasil verifikasi klaim pasien JKN Rumah Sakit X tipe B Jakarta periode Bulan Januari – Mei tahun 2023, yang masuk kategori pending, yang diakibatkan oleh kurang lengkapnya resume rekam medis. Tujuan: Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kelengkapan identifikasi pasien, bukti rekaman, keabsahan rekaman, kelengkapan lampiran medis, kesesuaian coding diagnosa dengan hasil klaim pasien rawat inap JKN. Metode: Jenis penelitian ini adalah menggunakan analisis penelitian analitik, dengan pendekatan cross sectional. subjek penelitian adalah pasien rawat inap peserta JKN, di Rumah Sakit X tipe B Jakarta pada Juli 2023. Hasil: Variabel kelengkapan identifikasi, kelengkapan bukti rekaman, kelengkapan keabsahan rekaman, kelengkapan lampiran medis, kesesuaian coding memiliki hubungan (p < 0,05) dengan hasil klaim pasien rawat inap JKN. Variabel yang paling dominan adalah kesesuaian coding diagnosa (OR= 18,514, p< 0,05). Kesimpulan: klaim pasien rawat inap JKN dipengaruhi oleh variabel kelengkapan identifikasi pasien, kelengkapan bukti rekaman, kelengkapan lampiran medis dan kesesuaian coding diagnosa.

 

Kata Kunci: Resume, Rekam, Klaim


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Aditama, Tjandra Yoga, (2015),Manajemen Administrasi Rumah Sakit, Edisi Kedua, Jakarta: UI-Press.

Alfionika, (2014), Hubungan Kejelasan dan Kelengkapan Penulisan Diagnosa dengan Ketepatan Pengkodean, Berdasarkan ICD-10 Pada Berkas Rekam Medis Rawat Inap Di RSUP dr.M. Djamil Padang Tahun 2014, Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Volume 1 Nomor 2, 96-108.

Apriyantini, Dewi, (2016), Analisis Hubungan Kelengkapan Pengisian Resume Medis Terhadap Kesesuaian Standar Tarif INA-CBG’s Instalasi Rawat Inap Teratai RSUP Fatmawati Jakarta, Jurnal ARSI (Administrasi Rumah Sakit), Volume 2 Nomor 3, 194-203.

Basaryadi. (2013). Evaluasi Proses Pembuatan Laporan dan Pemanfaatan Informasi Rekam Medis Di Rumah Sakit Usada Sidoarjo. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, Volume 1, Nomor 4, 282-290.

Budiasa,Ketutdan Anak Agung Gede Arjana, 2016, Menentukkan Dosis Obat dan Cara Pemberiannya. Fakultas Kedokteran Hewan: Universitas Udayana.

Erlindai. (2019). Faktor Penyebab Keterlambatan Waktu Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap Di Rs Estomihi Medan Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi Kesehatan Imelda, Volume 4 Nomor 2, 626–636.

Ernawati dan Mahawati, (2015), Peran Tenaga Medis dan Koder dalam Mewujudkan Kelengkapan Data dan Akurasi Klaim INA-CBG’s (Studi Kasus Sectio Cesaria Pasien Jamkesmas di RSU Kota Semarang), Jurnal Forum Informatika Kesehatan Indonesia, Vol.11, No. 3, 90-103, 65-71.

Fadhillah, H. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Rawat Inap Oleh Dokter Di Rsud Dr. Rasidin PadangJurnal Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas, Volume 2 Nomor 1, 126–207.

Gemala, R, (2008). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta : Universitas Indonesia Prees.

Hasibuan, A. S. (2020). Gambaran Karakteristik Petugas Pendistribusian Berkas Rekam Medis Rawat Jalan Di UPT Rumah Sakit Khusus Paru Tahun 2019. Jurnal Ilmiah Perekam Dan Informasi …, 269. Https://Jurnal.Uimedan.Ac.Id/Index.Php/JIPIKI/Article/View/428.

Hatta, G. (2012). Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan Kesehatan. Jakarta: UI-Press.

Heru Fahlevi, Z. (2020). Cost Recovery Rate dan Pengendalian Biaya di Rumah Sakit: Studi kasus pada Rumah Sakit Pemerintah. Jurnal ASET (Akuntansi Riset), Volume 12 Nomor 2, 372–383.

Karmila. (2019). Faktor-Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Berdasarkan Fishonediagram Di Puskesmas Jetis Ponorogo. Jurnal Kesehatan, Volume5 Nomor 2, 113–221.

Kasim, (2008), Pedoman Manajemen Informasi Kesehatan di Sarana Pelayanan. Kesehatan, UI Press. Jakarta.

Kencana, G., Rumengan, G., & Hutapea, F. (2019). Analysis Of Medical Record Filling Completeness At Inpatient Care Facilitiy Of X Hospital. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, Volume 5, Nomor 1, 27–37.

Lieskyantika, Y., & Purwanti, E. (2018). Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Rawat Inap Di Rs Tk. Ii. Dr. Soedjono Magelang.Jurnal Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta, Volume3, Nomor 2 1–9.

Librianti, (2018), Analisa Pengisian Rekam Medis Dalam Rangka Proses Kelengkapan Klaim BPJS Di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi 2018, Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Indonesia Volume 9, Nomor 2 50–61.

Maliang, M. I., Imran, A., & Alim, A. (2019). Sistem Pengelolaan Rekam Medis (Studi Kualitatif Di Puskesmas Tamalate Makassar Tahun 2019).Window Of Health : Jurnal Kesehatan, Volume1V, Nomor 3, 315–328.

Mangentang, (2015), Undang - Undang Republik Indonesia Nomor Nomor 29 Tahun 2009 tentang Praktik Kedokteran.

Mustika, Rini (2019), Analisis Kelengkapan Pengisisan Rekam Medis Rawat Inap Kebidanan RSIB Bunda Aliyah Jakarta, Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Universitas Respati Indonesia, Volume 3, Nomor 2131-142

Notoatmodjo. (2012). Promosi Kesehatan Dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurhadiah, Tatong Harijanto, T. D. (2016). Faktor-Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit.Volume29,Nomor 3, 258–264. Http://Jkb.Ub.Ac.Id/Index.Php/Jkb/Article/View/1642.

Rahmatiqa, C., Sulrieni, I. N., & Novita Sary, A. (2020). Kelengkapan Berkas Rekam Medis Dan Klaim Bpjs Di Rsud M.Zein Painan.Jurnal Kesehatan Medika Saintika, Volume 11, Nomor 1, 1-11.Https://Doi.Org/10.30633/Jkms.V11i1. 514.

Riyantika, D. (2018). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Ketidak lengkapan Pengisian Lembar Resume Medis Pasien Rawat Inap. Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan, Volume 7, Nomor 1, 69–73. Https://Doi.Org/10.30994/Sjik.V7i1.153.

Rohman, R. N. K. (2017). Analisa Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Pengembalian Berkas Rekam Medis Pasien Rawat Inap Ke Unit Kerja Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Ponorogo. Jurnal Cakra Buana Kesehatan, Volume 7, Nomor 9, 27–44.

Sarwanti, (2014), Analisis Hubungan Kelengkapan Pengisian Resume Medis Terhadap Kesesuaian Standar Tarif INA-CBG’S Instalasi Rawat Inap Teratai RSUP Fatmawati Jakarta, Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, Vol.13, No. 1, 90-103.

Siti Nadya Ulfa, L. W. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Kelengkapan Rekam Medis Rawat Inap Dengan Menggunakan Diagram Fishbone Di Rumah Sakit Pertamina Jaya Tahun 2017. Jurnal INOHIM, Volume 5, Nomor 1, 3944. Https://Inohim.Esaunggul.Ac.Id/Index.Php/INO/Article/View/141/121

Siwayana, P. A., Purwanti, I. S., & Murcittowati, P. A. S. (2020). Tinjauan Literatur : Faktor-Faktor Penyebab Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Rawat Inap Rumah Sakit Literature Review : Factors Causing Incompleteness Filling Medical Records In Hospital Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan.Jurnal Rekam Medis Dan Informasi Kesehatan, Volume 3, Nomor 2, 46–52.

Unik Krisna Devi, (2019), Analisis Kelengkapan Pengisian Formulir Resume Medis Dokumen Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Ungaran, Jurnal Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Semarang, Volume 1 Nomor 3, 117–205.

Utami, Y. T, (2015), Hubungan Pengetahuan Coder Dengan Keakuratan Kode Diagnosis Pasien Rawat Inap Jaminan Kesehatan Masyarakat Berdasarkan ICD-10 Di RSUD Simo Boyolali, Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan, Volume 5, Nomor 1, 13–25.

Watung, L., Posangi, J., Saputro, A., Suryawati, C., Agushybana, F., Rizqiyah, R., Ernawaty, E., Nuraini, N., Semarang, K., ZAHARA, N. U., Dewi, N. F., Han, E. S., & Goleman, Daniel; Boyatzis, Richard; Mckee, A. (2018). Sistem Pengelolaan Rekam Medis Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Madani Medan Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Volume 1, Nomor 2, 147–158.

Widjaya, L. (2018), Manajemen Mutu Informasi Kesehatan III Pendokumentasian Rekam Medis. Tahun 2018. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan.

Wirajaya, Made, & Nuraini, N. (2019). Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Ketidaklengkapan Rekam Medis Pasien pada Rumah Sakit di Indonesia. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, Volume 7, Nomor 2, 158–165

UUD RI. (2004). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2004 Tentang Praktek Kedokteran. Jakarta.

UUDRI. (2004), Undang-Undang Republik IndonesiaNomor 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional, Jakarta.

UUD RI. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Jakarta.

UUD RI. (2009). Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit. Jakarta.

PP (2021) Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2021 tentang Penyenggaraan Bidang Perumahsakitan, Jakarta.

Permenkes RI, (2011), Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1691 tahun 2011 tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit, Jakarta.

Permenkes RI, (2021), Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2021 Tentang Pedoman Indonesian Case Base Groups (Ina-Cbg) Dalam Pelaksanaan Jaminan Kesehatan, Jakarta.

Permenkes RI, (2022), Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022 Tentang Rekam Medis, Jakarta.

Permenkes RI, (2023), Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan, Jakarta.

Permenkes RI, (2023), Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2023 Tentang Panduan Praktis BPJS Kesehatan, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i2.8506

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics View My Stats