Strategi Segmentasi Pasien Berbasis Kepercayaan Terhadap Integritas Klinis Dalam Menghadapi Fenomena Defensive Medicine Di Rumah Sakit
Abstract
Pendahuluan : Fenomena defensive medicine dalam pelayanan kesehatan menunjukkan adanya pergeseran orientasi praktik medis yang tidak lagi sepenuhnya berbasis kebutuhan klinis, tetapi juga dipengaruhi oleh kekhawatiran terhadap risiko hukum. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya biaya pelayanan, inefisiensi sistem, serta menurunnya kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi segmentasi pasien berbasis kepercayaan terhadap integritas klinis serta implementasi manajemen risiko klinis dalam mengurangi praktik defensive medicine dan meningkatkan perlindungan hukum tenaga medis. Metode : Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan. Data dianalisis secara deskriptif, preskriptif, dan argumentatif berdasarkan literatur ilmiah dan regulasi. Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa defensive medicine tidak hanya dipengaruhi oleh faktor klinis, tetapi juga oleh aspek hukum dan hubungan antara tenaga medis dan pasien. Strategi segmentasi pasien berbasis kepercayaan terhadap integritas klinis terbukti mampu mengurangi praktik defensif melalui penyesuaian pola komunikasi dan pelayanan. Implementasi manajemen risiko klinis yang didukung oleh digitalisasi rekam medis dan penguatan informed consent meningkatkan akurasi dokumentasi, memperkuat pembuktian hukum, serta memperbaiki kualitas komunikasi dengan pasien. Dukungan kelembagaan, budaya keselamatan, dan komitmen manajemen menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasi sistem tersebut. Kesimpulan : Integrasi strategi tersebut mendorong pelayanan yang lebih efisien, aman, dan berorientasi pada pasien.
Kata kunci: Defensive Medicine, Manajemen Risiko Klinis, Integritas Klinis, Segmentasi Pasien, Informed Consent, Rekam Medis Elektronik
Full Text:
PDFReferences
Appelbaum, P. S. (2007). Assessment of patients’ competence to consent to treatment. New England Journal of Medicine, 357(18), 1834–1840. https://doi.org/10.1056/NEJMcp074045
Blendon, R. J., DesRoches, C. M., Brodie, M., Benson, J. M., Rosen, A. B., Schneider, E., Altman, D. E., Zapert, K., Herrmann, M. J., & Steffenson, A. E. (2002). Views of practicing physicians and the public on medical errors. New England Journal of Medicine, 347(24), 1933–1940. https://doi.org/10.1056/NEJMsa022151
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Donabedian, A. (1988). The quality of care: How can it be assessed? JAMA, 260(12), 1743–1748. https://doi.org/10.1001/jama.260.12.1743
Frangky, M., Putra, A. K., & Wijaya, D. (2025). Patient segmentation based on service quality perception in hospital management. Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, 28(1), 45–56.
Ginting, R., & Suminar, D. R. (2024). Defensive medicine dalam praktik pelayanan kesehatan di Indonesia: Tinjauan hukum dan etika. Jurnal Hukum Kesehatan Indonesia, 5(2), 101–115.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Studdert, D. M., Mello, M. M., Sage, W. M., DesRoches, C. M., Peugh, J., Zapert, K., Brennan, T. A., & Blendon, R. J. (2005). Defensive medicine among high-risk specialist physicians in a volatile malpractice environment. JAMA, 293(21), 2609–2617. https://doi.org/10.1001/jama.293.21.2609
Thom, D. H., Hall, M. A., & Pawlson, L. G. (2004). Measuring patients’ trust in physicians when assessing quality of care. Health Affairs, 23(4), 124–132. https://doi.org/10.1377/hlthaff.23.4.124
World Health Organization. (2021). Patient safety and risk management in healthcare systems. Geneva: WHO.
DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i2.8487
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.pdf_2.png)










