Evaluasi Implementasi Sistem Informasi Manajemen Gizi (Sim Gizi) Di Rumah Sakit Restu Kasih: Tantangan Dan Strategi Optimalisasi
Abstract
Abstrak
Pelayanan gizi merupakan bagian integral dari mutu pelayanan rumah sakit karena berperan langsung dalam proses penyembuhan dan keselamatan pasien. Penerapan Sistem Informasi Manajemen Gizi (SIM Gizi) sebagai bagian dari SIMRS diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan koordinasi layanan gizi. Namun, pemanfaatan SIM Gizi tidak selalu berjalan optimal, terutama pada rumah sakit swasta dengan keterbatasan sumber daya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi SIM Gizi di Rumah Sakit Restu Kasih menggunakan model Human–Organization–Technology Fit (HOT-Fit) serta mengidentifikasi tantangan dan strategi optimalisasi pemanfaatannya. Penelitian ini menggunakan desain evaluatif–eksplanatif dengan pendekatan mixed-methods tipe sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner kepada pengguna SIM Gizi dan dianalisis menggunakan kerangka HOT-Fit, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam dan FGD untuk memperdalam pemahaman terhadap temuan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem, kualitas informasi, dan kualitas layanan SIM Gizi berada pada kategori “cukup”. Sistem dinilai stabil dan terintegrasi dengan rekam medis elektronik, namun masih menghadapi kendala pada responsivitas dan pemanfaatan fitur. Faktor organisasi muncul sebagai determinan kunci keberhasilan implementasi. Keselarasan antara dimensi manusia, organisasi, dan teknologi berada pada tingkat moderat dan menghasilkan manfaat bersih yang nyata, tetapi belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi SIM Gizi di RS Restu Kasih telah berjalan secara fungsional, namun memerlukan penguatan terpadu pada aspek teknologi, sumber daya manusia, dan tata kelola organisasi. Disarankan agar rumah sakit meningkatkan tata kelola SIMRS, pengembangan kompetensi pengguna, serta optimalisasi sistem secara berkelanjutan untuk meningkatkan mutu pelayanan gizi dan efisiensi kerja.
Kata kunci: Evaluasi implementasi, Sistem Informasi Manajemen Gizi (SIM Gizi), Rumah sakit, HOT-Fit
Abstract
Nutrition services are an integral component of hospital service quality, as they directly contribute to patient recovery, safety, and clinical outcomes. The implementation of a Nutrition Management Information System (SIM Gizi) as part of the Hospital Management Information System (HMIS) is expected to improve efficiency, accuracy, and coordination of nutrition services. However, the utilization of SIM Gizi has not always been optimal, particularly in private hospitals with limited resources. This study aims to evaluate the implementation of SIM Gizi at Restu Kasih Hospital using the Human–Organization–Technology Fit (HOT-Fit) model and to identify the challenges and optimization strategies for its utilization.This study employed an evaluative–explanatory design with a mixed-methods approach using a sequential explanatory strategy. Quantitative data were collected through questionnaires administered to SIM Gizi users and analyzed based on the HOT-Fit framework, while qualitative data were obtained through in-depth interviews and focus group discussions to further explain the quantitative findings.The results indicate that system quality, information quality, and service quality of SIM Gizi are at a “moderate” level. The system is perceived as stable and integrated with electronic medical records; however, challenges remain in system responsiveness and feature utilization. Organizational factors emerged as a key determinant of implementation success. The alignment among human, organizational, and technological dimensions was found to be moderate, resulting in tangible net benefits that have not yet been fully optimized.This study concludes that the implementation of SIM Gizi at Restu Kasih Hospital is functionally adequate but requires integrated improvements in technology, human resources, and organizational governance. It is recommended that hospitals strengthen HMIS governance, enhance user competencies, and continuously optimize the system to improve nutrition service quality and work efficiency.
Keywords: Implementation evaluation, Nutrition Management Information System (SIM Gizi), Hospital, HOT-Fit
Full Text:
PDFReferences
DAFTAR PUSTAKA
Agustina, W., Wardhani, V., & Hermiyanto, Y. (2023). Integrasi sistem informasi manajemen puskesmas dengan P-Care BPJS untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Journal of Health Information Management, 10(2), 89–102.
Creswell, J. W., & Plano Clark, V. L. (2018). Designing and Conducting Mixed Methods Research (3rd ed.). SAGE Publications.
DeLone, W. H., & McLean, E. R. (2003). The DeLone and McLean model of information systems success: A ten-year update. Journal of Management Information Systems, 19(4), 9–30.
Dinda Natasya Putri, Sri Hajijah Purba, Khalisha Layana, & Khoirunnisa Lubis. (2024). Tantangan dan Solusi dalam Implementasi SIMRS di Rumah Sakit Pemerintah di Indonesia. Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum Dan Farmasi (JRIKUF), 3(1), 13–22. https://doi.org/10.57213/jrikuf.v3i1.480
Farhiyah, N. L., Faizah, H., Hartono, B., & Daud, A. G. (2025). Implementasi Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) dalam Pemenuhan Pelayanan Kesehatan. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(3), 1716–1720. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i3.2218
Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2019). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (2nd ed.). SAGE Publications.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 82 Tahun 2013 tentang Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Panduan standar pelayanan gizi rumah sakit.
Lolo, A. (2020). Evaluasi sistem informasi manajemen rumah sakit dengan menggunakan metode hot-fit di rumah sakit umum daerah (rsud) Tora Belo Kabupaten Sigi. Journal of Information Systems for Public Health, 3(3), 15. https://doi.org/10.22146/jisph.33259
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook.
Ojo, A. I., Gamble, C., & Thimbleby, H. (2017). Validation of the DeLone and McLean information systems success model in the context of hospital information systems in a developing country. Health Information Management Journal, 46(1), 18–29.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2023). Transformasi proses pemesanan makanan di instalasi gizi rumah sakit melalui pemanfaatan teknologi informasi. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 8(1), 12–35.
Rimawati, E., Purwanto, S., & Irawan, M. (2025). Evaluasi penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) berdasarkan kepuasan pengguna. Jurnal Administrasi Rumah Sakit, 11(1), 23–38.
Wahyu Triananda, L. (2025). LITERATURE REVIEW : ANALISIS IMPLEMENTASI PEDOMAN PELAYANAN GIZI RUMAH SAKIT (PGRS) DI INSTALASI GIZI. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(1), 2431–2437. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i1.42606
Yusof, M. M., Kuljis, J., Papazafeiropoulou, A., & Stergioulas, L. K. (2008). An evaluation framework for health information systems: Human, organization and technology-fit factors (HOT-Fit). International Journal of Medical Informatics, 77(6), 386–398.
DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i2.8474
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.pdf_2.png)










