Analisis Faktor Input Throughput Dan Output Yang Mempengaruhi Emergency Department Length of stay (EDLOS) Di RSI Sultan Agung Banjarbaru

Ibnu Wadud Pujangga

Abstract


Latar belakang: Proses alur penanganan pasien saat pasien datang ke IGD sampai dipindahkan ke ruang rawat inap disebut dengan Emergency Department Length of stay (EDLOS). Faktor input, throughput dan output merupakan faktor – faktor yang dapat menyebabkan peningkatan EDLOS. Demi kepentingan peningkatan mutu dan keselamatan pasien maka direkomendasikan EDLOS ≤ 4 jam. Tujuan Penelitian: Menganalisis faktor input, throughput dan output yang mempengaruhi EDLOS di RSI Sultan Agung Banjarbaru. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif analitik menggunakan desain penelitian cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah rata – rata kunjungan pasien IGD RSI Sultan Agung Banjarbaru setiap bulannya selama 1 tahun terakhir. Sampel penelitian dilakukan secara purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil Penelitian: Responden yang memiliki kategori EDLOS > 4 jam berjumlah 52 (18.7%) dan kategori EDLOS ≤ 4 Jam berjumlah 226 (81.3%). Dari total 11 variabel independent setelah dilakukan uji statistik chi square dan regresi logistik hanya terdapat empat variabel yang memiliki P Value < 0.05 dan memiliki hubungan bermakna dengan EDLOS yaitu skala triage, waktu asessmen awal IGD & diagnostik intervensi, waktu review & disposisi dokter spesialis dan waktu tunggu transfer ke ruang rawat inap. Nilai PAR % tertinggi sebesar 57% yaitu pada variabel waktu tunggu transfer ke ruang rawat inap. Nilai OR tertinggi yaitu pada variabel waktu asessmen awal IGD & diagnostik intervensi sebesar 94.9 kali. Kesimpulan: Skala triage, waktu asessmen awal IGD & diagnostik intervensi, waktu review & disposisi dokter spesialis dan waktu tunggu transfer ke ruang rawat inap memiliki hubungan bermakna dengan EDLOS. Waktu tunggu transfer ke ruang rawat inap yang tidak sesuai adalah yang paling tinggi berkontribusi terhadap kejadian EDLOS > 4 jam pada populasi sebesar 57%. Waktu asessmen awal IGD & diagnostik intervensi yang tidak sesuai adalah yang paling tinggi memberikan risiko tingkat kejadian EDLOS > 4 jam.
Kata Kunci : EDLOS, Length of stay, LOS, IGD, Waktu Tunggu IGD

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i2.8339

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics View My Stats