Pengaruh Jenjang Karier Dan Reward Terhadap Turnover Yang Di Mediasi Oleh Pencapaian Kerja (Studi Pada Karyawan Tidak Tetap Di Rumah Sakit Pusdikkes)

Sylvia Muthia Triani, Nurcahyo Andarusito, Achda Ferdians

Abstract


Latar Belakang : Turnover karyawan tidak tetap menjadi tantangan bagi Rumah Sakit Pusdikkes karena dapat mempengaruhi stabilitas operasional dan kualitas layanan kesehatan. Faktor seperti jenjang karier dan sistem reward diduga berperan dalam meningkatkan atau menurunkan turnover. Tujuan Penelitian : untuk menganalisis pengaruh jenjang karier dan reward terhadap turnover yang dimediasi oleh pencapaian kerja pada karyawan tidak tetap di Rumah Sakit Pusdikkes. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh 136 responden. Hasil penelitian : menunjukkan bahwa jenjang karier memiliki pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap turnover karyawan (path coefficient = 0,072, p-value = 0,291). Reward berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap turnover karyawan (path coefficient = -0,026, p-value = 0,404). Sebaliknya, jenjang karier berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencapaian kerja (path coefficient = 0,598, p-value = 0,000), dan reward juga berpengaruh positif serta signifikan terhadap pencapaian kerja (path coefficient = 0,360, p-value = 0,002). Pencapaian kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap turnover karyawan (path coefficient = 0,855, p-value = 0,000). Selain itu, pencapaian kerja berperan sebagai mediator signifikan dalam hubungan antara jenjang karier terhadap turnover karyawan (path coefficient = 0,511, p-value = 0,000), serta dalam hubungan antara reward terhadap turnover karyawan (path coefficient = 0,307, p-value = 0,005). Kesimpulan : jenjang karier dan reward berperan dalam meningkatkan pencapaian kerja karyawan, yang pada akhirnya dapat berdampak pada turnover intention. Meskipun pengaruh langsung jenjang karier dan reward terhadap turnover tidak signifikan, pencapaian kerja berperan penting dalam menghubungkan variabel-variabel tersebut. Oleh karena itu, rumah sakit disarankan untuk memperjelas jenjang karier karyawan tidak tetap agar mereka memiliki prospek yang lebih baik dalam organisasi. Sistem reward juga perlu diperbaiki dengan mempertimbangkan aspek finansial dan non-finansial guna meningkatkan motivasi dan kepuasan kerja. Selain itu, manajemen perlu meningkatkan pengakuan terhadap pencapaian kerja karyawan untuk memperkuat loyalitas dan komitmen mereka terhadap rumah sakit.

Kata kunci: Jenjang Karier, Reward, Pencapaian Kerja, Turnover, Karyawan Tidak Tetap

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Aisyah, S., Ardan, M., & ... (2024). View of Analisis Faktor Yang Memengaruhi Turnover Intention Pegawai di Rumah Sakit X Sangatta Kabupaten Kutai Timur. Jurnal Sains Dan …, 6(1), 172–179. http://ejournal.sisfokomtek.org/index.php/saintek/article/view/3493/2414

Ayu, A. (2024). Pengaruh Kepuasan Gaji , Beban Kerja Dan Pengembangan Karir Terhadap Turnover. Manlagemenlt Studies Anld Enltreprenleurship Journlal, 5(2), 7720–7730.

Crysgiantoro. (2021). Pengaruh Kecerdasan Emosional, Reward, dan Beban Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan ( Studi Pada PR. Pisang Agung Malang ).

Haikal, M. F., & Pamungkas, N. D. (2024). Peningkatan Motivasi Dan Komitmen Kerja Pada Pegawai. Jurnal Bintang Manajemen (JUBIMA), 2(2), 39–49. https://doi.org/10.55606/jubima.v2i2.3044

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2021). A Primer on Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). SAGE Publications.

Hapzi & Qanit. (2024). Pengaruh Pengembangan Karir Beban Kerja dan Kinerja terhadap Turnover Intention Karyawan. Jurnal manajemen Pendidikan dan ilmu social. Vol. 5, No. 4, Juni–Juli2024

Hardianto, E., et al. (2019). Pengaruh reward terhadap turnover intention karyawan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 14(2), 55-70.

Hukubun, J., et al. (2020). Sistem penghargaan dan dampaknya terhadap kinerja karyawan. E-Journal Manajemen UNSRAT, 11(1), 89-105.

Jannah, R. (2023). Pengaruh jenjang karir terhadap kinerja pegawai di Bandar Udara Gusti Sjamsir Alam Kotabaru Kalimantan Selatan. Jurnal Administrasi Publik, 8(1), 112-126.

Kusuma, A., & Tandiyono, T. (2024). Pengaruh jenjang karir terhadap turnover karyawan: Implikasi bagi manajemen SDM. Jurnal Manajemen dan Kinerja Karyawan, 10(1), 54-69.

Liana, S. (2024). Pemberian reward dan dampaknya terhadap motivasi serta kinerja karyawan. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 7(2), 89-103.

Muliani, T. (2017). Sistem reward dan pengaruhnya terhadap motivasi serta kinerja karyawan. Jurnal Pengembangan Sumber Daya Manusia, 5(4), 112-128.

Mulyati, L., et al. (2025). Pengaruh penghargaan terhadap kinerja karyawan di sektor industri. E-Journal Raharja, 13(1), 77-91.

Schmelleh-Engel, K., Moosbrugger, H., & Müller, H. (2003). Evaluating the fit of structural equation models: Tests of significance and descriptive goodness-of-fit measures. Methods of Psychological Research Online, 8(2), 23-74.

Thedja, T. (2022). Dampak pengembangan karir terhadap intensi turnover karyawan: Temuan dari sektor industri. Jurnal Ekonomi & Manajemen, 12(3), 67-83.

Ummah, F., & Rakhmawati, L. (2024). Pengaruh Sistem Penghargaan dan Lingkungan Kerja terhadap Retensi Karyawan yang Dimediasi oleh Keterikatan Karyawan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi …, 9(2), 448–465. https://jim.usk.ac.id/EKM/article/view/28005

Yamin, S. (2022). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Partial Least Square (PLS). Jakarta: Salemba Empat.




DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i2.8254

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics View My Stats