Analisis Efektivitas Pengelolaan Limbah Padat Medis Dan Faktor Pendukungnya Di Rumah Sakit Tipe B Dan C Milik Pemerintah Dan Swasta
Abstract
Metode Penelitian: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan telaah dokumen terkait pengelolaan limbah padat medis. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial untuk menilai tingkat efektivitas pengelolaan limbah serta hubungan antarvariabel yang diteliti.
Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisis statistic menunjukkan pengetahuan responden tergolong baik dengan (median 7,75/9). Kepatuhan terhadap regulasi cenderung tinggi (median 32/35) dan efektivitas pengelolaan sangat baik (median 25/25). Terdapat korelasi positif bermakna antara pengetahuan dan kepatuhan dengan efektivitas pengelolaan limbah pada seluruh responden (p<0,001). Hubungan tersebut lebih kuat pada rumah sakit pemerintah dibandingkan rumah sakit swasta, terutama pada variabel kepatuhan terhadap efektivitas. Rumah sakit pemerintah menunjukkan skor pengetahuan, kepatuhan, dan efektivitas yang lebih tinggi dibandingkan rumah sakit swasta, dengan perbedaan bermakna secara statistik (p<0,001). Pengetahuan dan kepatuhan korelasi positif dan bermakna dengan efektivitas pengelolaan limbah, didukung oleh faktor SDM, kejelasan peran, dan pengawasan yang lebih baik.
Kesimpulan penelitian: Pengelolaan limbah padat medis tergolong baik namun belum merata, dengan rumah sakit pemerintah menunjukkan kinerja lebih tinggi dibandingkan rumah sakit swasta. Pengetahuan dan kepatuhan berhubungan positif dengan efektivitas pengelolaan limbah, didukung oleh SDM, kejelasan peran, dan pengawasan.
Kata Kunci: Limbah Padat Medis, Efektivitas Pengelolaan, Fasilitas Kesehatan.
Full Text:
PDFReferences
DAFTAR REFRENSI
World Health Organization. (2018). Health-care waste. Geneva: World Health Organization.
World Health Organization. (2024). Healthcare waste.
Zarocostas, J. (2022). WHO concerned over COVID-19 health-care waste. The Lancet, 399(10324), 507.
Zikhathile, T., Atagana, H., Bwapwa, J., & Sawtell, D. (2022). A review of the impact that healthcare risk waste treatment technologies have on the environment. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(19), 11967.
Tudor, T. L., Noonan, C. L., & Jenkin, L. E. T. (2005). Healthcare waste management: a case study from the National Health Service in Cornwall, United Kingdom. Waste management, 25(6), 606-615.
Yoga, I. G. P. (2023). Perundang-undangan rumah sakit dalam pengelolaan limbah medis sebagai upaya memantapkan tanggung jawab lingkungan. Jurnal Ecocentrism, 3(2), 28–35.
Assemu, T. M., Tafere, T. E., Gelaw, Y. M., & Bantie, G. M. (2020). Healthcare waste management practice and associated factors among private and public hospitals of Bahir Dar City Administration. Journal of Environmental and Public Health, 2020, Article 7837564. https://doi.org/10.1155/2020/7837564
Ali, M., Wang, W., Chaudhry, N., & Geng, Y. (2017). Pengelolaan limbah rumah sakit di negara berkembang: Tinjauan singkat. Pengelolaan Limbah & Penelitian , 35 (6), 581-592.
Von Bertalanffy, L. (1972). General system theory: Foundations, development, applications. New York, NY: George Braziller.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Permenkes tentang kesehatan lingkungan rumah sakit.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches.
Lwanga, S. K., & Lemeshow, S. (1991). Sample size determination in health studies.
Tilahun, D., Donacho, D. O., Zewdie, A., Kera, A. M., & Degefa, G. H. (2023). Healthcare waste management practice and its predictors among health workers in private health facilities in Ilu Aba Bor Zone, Oromia region, South West Ethiopia: a community-based cross-sectional study. BMJ open, 13(2), e067752.
Ahmed, S., Khan, T., & Rashid, M. (2024). Advanced Oxidation Processes for Industrial Wastewater Treatment: A Review of Emerging Green Catalysts. Journal of Environmental Management, 352, 119-135.
World Health Organization. (2014). Safe management of wastes from health-care activities (2nd ed.). WHO Press.
Chartier, Y., Emmanuel, J., Pieper, U., Prüss, A., Rushbrook, P., Stringer, R., Townend, W., Wilburn, S., & Zghondi, R. (2014). Safe management of wastes from health-care activities (2nd ed.). World Health Organization.
Windfeld, E. S., & Brooks, M. S. L. (2015). Medical waste management–A review. Journal of environmental management, 163, 98-108.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2015). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.56/Menlhk-Setjen/2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan. KLHK RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2019 tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. Kemenkes RI.
Centers for Disease Control and Prevention. (2019). Guidelines for environmental infection control in health-care facilities. CDC.
World Health Organization. (2009). WHO guidelines on hand hygiene in health care. WHO Press.
DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i1.8178
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.pdf_2.png)










