Analisis Perbandingan Biaya Riil Dan Tarif INA-CBG’S Pada Pasien Tuberkulosis Di Rumah Sakit Umum Daerah Tombulilato Tahun 2025

Alia Nur Lamalani, Madania Madania, Nur Rasdianah Rasdianah, Teti Sutriyati Tuloli, Andi Makkulawu

Abstract


Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama di Indonesia yang berdampak terhadap pembiayaan pelayanan kesehatan. Penerapan sistem pembayaran Indonesian Case-Based Groups (INA-CBG’s) bertujuan untuk mengendalikan biaya dan meningkatkan efisiensi pembiayaan. Namun, perbedaan antara biaya riil dan tarif INA-CBG’s berpotensi memengaruhi keberlanjutan pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perbedaan biaya riil dengan tarif INA-CBG’s pada pasien tuberkulosis rawat inap di RSUD Tombulilato tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder pasien TB rawat inap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Sampel sebanyak 137 pasien yang memenuhi kriteria inklusi berdasarkan kelengkapan data rekam medis dan data klaim INA-CBG’s. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat total, rata-rata, dan selisih biaya, serta secara analitik menggunakan uji Wilcoxon melalui program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 137 pasien TB rawat inap, sebanyak 113 kasus mengalami surplus dan 24 kasus mengalami defisit. Total biaya riil pelayanan sebesar Rp393.843.856, sedangkan total tarif INA-CBG’s mencapai Rp572.612.100, sehingga terdapat selisih positif sebesar Rp179.438.533. Secara keseluruhan, nilai klaim INA-CBG’s lebih tinggi dibandingkan biaya riil yang dikeluarkan rumah sakit. Berdasarkan uji Wilcoxon terdapat perbedaan yang bermakna antara biaya riil dan tarif INA-CBG’s (p<0,001). Disimpulkan bahwa tarif INA-CBG’s pada pelayanan pasien TB rawat inap di RSUD Tombulilato tahun 2025 masih mampu menutupi biaya riil yang dikeluarkan rumah sakit.

Full Text:

PDF

References


World Health Organization, 2024 Global Tuberculosis (TB) Report. 2024.

Permenkes No 3 Tahun 2023, “Peraturan Menteri Kesehatan No. 3 Tahun 2023 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam Penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan,” Menteri Kesehat. Republik Indones. Peratur. Menteri Kesehat. Republik Indones., vol. 69, no. 555, pp. 1–53, 2023.

S. Dewi, A. Meliala, and A. S. Ambarriani, “Disparitas Tarif INA-CBGS dan Tarif Rumah Sakit Pasien BPJS Rawat Inap di RSUD Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara,” J. Kebijak. Kesehat. Indones. JKKI, vol. 8, no. 2, pp. 71–74, 2019, [Online]. Available: https://jurnal.ugm.ac.id/jkki/article/view/37767

A. Suheri, “Analisis Perbedaan Tarif Riil Rumah Sakit Dengan Tarif Ina-Cbg’S Pelayanan Rawat Inap Di Rumah Sakit Umum Daerah Asy-Syifa’ Sumbawa Barat,” J. TAMBORA, vol. 6, no. 3, pp. 136–145, 2022, doi: 10.36761/jt.v6i3.2094.

M. Madania, T. S. Tuloli, F. Ratu, C. Mo, and A. Adriani, “Pharmacoeconomic profile of patients with chronic kidney failure undergoing hemodialysis at a regional public hospital at Toto Kabila Gorontalo , Indonesia,” vol. 692, 2025, doi: 10.34172/jrip.2025.38390.

A. Fuady, T. A. J. Houweling, M. Mansyur, E. Burhan, and J. H. Richardus, “Cost of seeking care for tuberculosis since the implementation of universal health coverage in Indonesia,” BMC Health Serv. Res., vol. 20, no. 1, pp. 1–10, 2020, doi: 10.1186/s12913-020-05350-y.

Badan Pusat Statistik (BPS), “Kasus Penyakit Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Penyakit di Provinsi Gorontalo, 2024,” BPS Statistics Indonesia. Accessed: Oct. 05, 2025. [Online].

H. M. Rickman et al., “Articles Sex differences in the risk of Mycobacterium tuberculosis infection : a systematic review and meta-analysis of population-based immunoreactivity surveys,” Lancet Public Heal., vol. 10, no. 7, pp. e588–e598, 2025, doi: 10.1016/S2468-2667(25)00120-3.

Madania and M. R. Manno, “Patient Adherence and Adverse Effects OfAntituberculosis Drugs: A Cross-Sectional Study in the Gorontalo Region,” PALUWALA J. Ilmu Kesehat., no. Gichs, pp. 194–200, 2025.

Kemenkes RI, “Laporan Program Penanggulangan Tuberkulosis Tahun 2022,” Kementrian Kesehat. RI, 2023.

L. Handayani, “Studi Epidemiologi Tuberkulosis Paru (TB) di Indonesia: Temuan SurveyKesehatan Indonesia (SKI) 2023,” J. Kendari Kesehat. Masy., vol. 4, no. 1, pp. 1–9, 2024.

K. Karima and P. Oktamianti, “Peran jkn untuk eliminasi tuberkulosis di indonesia,” PREPOTIF J. Kesehat. Masy., vol. 8, no. April, pp. 220–226, 2024.

T. Zulaika, Dina, N. Chairani, R. Sinaga, and F. P. Ginting, “Analisis Implementasi Program Jkn Pada Peserta Bantuan Iuran ( Pbi ) Atau Masyarakat Miskin Pada Wilayah Indonesia,” JK J. Kesehat., vol. 2, no. 1, pp. 30–39, 2024.

B. N. Damanik, I. V. Manurung, and S. Anwar, “Profil Administratif Kasus TB Paru Di RSU Bunda Thamrin : Tinjauan Jumlah , Durasi Rawat , Dan Pola Pembiayaan Januari -,” vol. 6, no. 2, pp. 155–164, 2025.

D. Weiangkham, A. Umnuaypornlert, and S. Saokaew, “International Journal of Nursing Studies Advances Risk factors on length of stay among pulmonary tuberculosis patients : A systematic review and meta-analysis,” Int. J. Nurs. Stud. Adv., vol. 8, no. March, p. 100316, 2025, doi: 10.1016/j.ijnsa.2025.100316.

N. Nabi et al., “Prescription cost analysis and economic impact of drug treatment in patients with chronic illness , attending the medicine out-patient department in a tertiary care hospital at South Delhi,” Cost Eff. Resour. Alloc., vol. 6, 2025.

W. R. Hardiyanti, A. Bachtiar, C. Candi, N. D. Istanti, and M. A. Putra, “Analisa Klaim JKN Rawat Inap di Rumah Sakit Universitas Indonesia Tahun 2023,” J. Ilm. Kesehat., vol. 16, no. September, pp. 215–231, 2024.

M. Zhao, S. Ding, Y. Zhao, and C. Lin, “Healthcare Resource Utilization , Economic Burden , and Multi-Level Medical Security System for Individuals with Spinal Muscular Atrophy in Shaanxi Province , China,” Healthcare, pp. 1–16, 2025.

N. R. Faizah, “Kesesuaian Biaya Riil Terhadap Tarif Ina- Cbg ’ S Pada Pasien Jkn Pneumonia Komuniti Pediatrik Rawat Inap Kelas 3 Di Rsud Dr. Moewardi,” J. Kesehat. Tujuh Belas ( Jurkes TB ), vol. 1, no. 1, pp. 61–67, 2021.

O. Skarayadi, D. Endarti, and A. G. Mukti, “Discrepancies in Hospital Cost and Indonesia ’ s Case-based Groups : A Literature Review,” J. Manaj. dan Pelayanan Farm., vol. 15, no. 4, pp. 233–245, 2025, doi: 10.22146/jmpf.95970.

D. I. Prasiska, W. Han, and S. Jang, “Referral care utilization and financial burden of comorbidities among individuals with pulmonary tuberculosis_ A two-part model analysis of Indonesia’s national health insurance data, 2022,” J. Infect. Public Health, vol. 19, no. 1, p. 103032, 2026, doi: 10.1016/j.jiph.2025.103032.

R. Madhukumar, S. Mankari, and R. Malekar, “Statistical Significance versus Clinical Significance,” J. Ophthalmol. Clin. Res., pp. 59–61, 2025.

S. Wahyuni, I. Saputra, and F. Hanum, “Komparasi Biaya Riil Rumah Sakit dengan Tarif INA- CBGs pada Penderita Thalasemia di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2018,” vol. 2, no. 3, pp. 8–16, 2019.




DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i1.8138

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Web Analytics View My Stats