Hubungan Brand Image, Bauran Pemasaran, dan Kualitas Layanan Terhadap Loyalitas Pasien Umum di Instalasi Rawat Jalan RS Bhayangkara Manado
Abstract
Latar Belakang: Perkembangan rumah sakit tidak terlepas dari persaingan ketat antar rumah sakit, dimana hal ini membutuhkan strategi bisnis yang baik antara lain strategi publikasi yang meningkatkan brand image, strategi pemasaran dan tentunya secara internal strategi peningkatan kualitas layanan yang diberikan sehingga pasien selaku konsumen menjadi pasien yang loyal terhadap rumah sakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh brand image, bauran pemasaran dan kualitas layanan terhadap loyalitas pasien umum di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Bhayangkara TK III Manado.
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dengan sampel 67 pasien umum dari bulan Januari-Juni 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang dibagikan kepada pasien umum di Poliklinik yang berobat periode Januari-Juni 2025 yang datanya diambil dari rekam medik . Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson untuk menguji hubungan dari masing-masing variabel.
Hasil: Hasil penelitian ini menujukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel bauran pemasaran dan kualitas layanan terhadap loyalitas pasien (p-value <0.05) dan menunjukkan tidak adanya hubungan antara variable brand image terhadap loyalitas pasien (p-value 0.770), meskipun dalam uji Anova didapatkan ketiga variabel independent memiliki korelasi simultan terhadap variabel dependen (p-value=0.000).
Kesimpulan: Temuan ini memberikan rekomendasi kepada manajemen rumah sakit untuk meningkatkan faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan brand image sekaligus tetap menigkatkan faktor lainnya guna pengembangan rumah sakit.
Kata Kunci: brand image, bauran pemasaran, kualitas layanan, loyalitas pasien
Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dengan sampel 67 pasien umum dari bulan Januari-Juni 2025. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang dibagikan kepada pasien umum di Poliklinik yang berobat periode Januari-Juni 2025 yang datanya diambil dari rekam medik . Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson untuk menguji hubungan dari masing-masing variabel.
Hasil: Hasil penelitian ini menujukkan adanya hubungan yang signifikan antara variabel bauran pemasaran dan kualitas layanan terhadap loyalitas pasien (p-value <0.05) dan menunjukkan tidak adanya hubungan antara variable brand image terhadap loyalitas pasien (p-value 0.770), meskipun dalam uji Anova didapatkan ketiga variabel independent memiliki korelasi simultan terhadap variabel dependen (p-value=0.000).
Kesimpulan: Temuan ini memberikan rekomendasi kepada manajemen rumah sakit untuk meningkatkan faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan brand image sekaligus tetap menigkatkan faktor lainnya guna pengembangan rumah sakit.
Kata Kunci: brand image, bauran pemasaran, kualitas layanan, loyalitas pasien
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v10i1.7928
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
.pdf_2.png)










