Faktor Yang Berhubungan Dengan Sisa Makanan Sebagai Perilaku Makan Pasien Yang Di Rawat Inap Di RS Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang Irma Yanti1, Yuli Prapanca2, Dedy Nugroho3 dr.irmayantispn@gmail.com
Abstract
Pemberian makan di rumah sakit merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan.
Terjadinya sisa makanan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal, maupun
faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan sisa
makanan sebagai perilaku makan pasien yang dirawat inap di RS Bhayangkara Mohamad Hasan
Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan desain cross
sectional, melibatkan 42 responden yang memberikan data melalui pengisian kuesioner. Hasil
penelitian ada pengaruh yang signifikan pada dimensi kepercayaan, sikap, frekuensi makan dan
nafsu makan terhadap perilaku sisa makan dengan p-value masing-masing 0,028;0,001;0.030;0,001.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi perilaku sisa
makan adalah sikap dan nafsu makan dengan P-value 0.001, yang menunjukkan adanya hubungan
signifikan secara statistik antara keduanya. Penelitian ini menyimpulkan Perilaku Sisa Makan
berpengaruh pada dimensi kepercayaan, sikap, frekuensi makan dan nafsu makan, sedangkan
pengetahuan dan makanan dari luar tidak berpengaruh terhadap perilaku sisa makan di RS
Bhayangkara M Hasan Palembang.
Kata Kunci: Perilaku Makan, Sisa makanan
Terjadinya sisa makanan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal, maupun
faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang berhubungan dengan sisa
makanan sebagai perilaku makan pasien yang dirawat inap di RS Bhayangkara Mohamad Hasan
Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif analitik dengan desain cross
sectional, melibatkan 42 responden yang memberikan data melalui pengisian kuesioner. Hasil
penelitian ada pengaruh yang signifikan pada dimensi kepercayaan, sikap, frekuensi makan dan
nafsu makan terhadap perilaku sisa makan dengan p-value masing-masing 0,028;0,001;0.030;0,001.
Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi perilaku sisa
makan adalah sikap dan nafsu makan dengan P-value 0.001, yang menunjukkan adanya hubungan
signifikan secara statistik antara keduanya. Penelitian ini menyimpulkan Perilaku Sisa Makan
berpengaruh pada dimensi kepercayaan, sikap, frekuensi makan dan nafsu makan, sedangkan
pengetahuan dan makanan dari luar tidak berpengaruh terhadap perilaku sisa makan di RS
Bhayangkara M Hasan Palembang.
Kata Kunci: Perilaku Makan, Sisa makanan
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v9i3.6642
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.