Analisis Kesiapsiagaan Bencana Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Dalam Menghadapi Ancaman Bencana Serupa Covid 19
Abstract
Kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi bencana kesehatan seperti pandemi COVID-19 menjadi faktor krusial dalam memastikan kelangsungan pelayanan kesehatan yang optimal. Penelitian ini menganalisis kesiapsiagaan Rumah Sakit Bhayangkara Brimob dalam menghadapi ancaman bencana serupa COVID-19 menggunakan pendekatan input-proses-output. Penelitian ini mengevaluasi kesiapsiagaan Rumah Sakit Bhayangkara Brimob terhadap ancaman bencana serupa COVID-19 menggunakan pendekatan kualitatif. Observasi dilakukan dengan Hospital Vulnerability Analysis (HVA) untuk mengidentifikasi risiko dan Hospital Safety Indexs (HSI) untuk memantau respons darurat. Wawancara mendalam melibatkan lima informan strategis dari pembina fungsi kesehatan pada kepolisian, manajemen rumah sakit, dan staf terkait. Data dianalisis secara tematik melalui pengkodean, identifikasi pola, dan interpretasi hasil guna memperoleh pemahaman komprehensif mengenai kesiapsiagaan rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan rumah sakit masih menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya manusia terlatih, pendanaan, kurangnya standar operasional prosedur (SOP) yang spesifik untuk pandemi, serta belum optimalnya koordinasi dan komunikasi baik internal dan ekternal dalam penanganan bencana Kesehatan berupa pandemi. Selain itu, aspek fasilitas medis dan infrastruktur masih memerlukan peningkatan, terutama dalam penyediaan ruang isolasi, ventilator, serta sistem manajemen logistik medis yang lebih efisien. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan, Rumah Sakit Bhayangkara Brimob disarankan untuk memperkuat pelatihan kesiapsiagaan bagi tenaga medis secara berkala, memperbarui dan mengoptimalkan standar operasional prosedur (SOP) tanggap darurat sesuai dengan perkembangan situasi dan regulasi terbaru, memperbaiki alokasi pendanaan, meningkatkan kapasitas ruangan terutama untuk anggota polri dan keluarga, meningkatkan integrasi sistem informasi dalam manajemen bencana guna mempercepat koordinasi dan pengambilan keputusan, serta membuat indikator kesiapsiagaan yang spesifik untuk dapat menilai kesiapsiagaan secara lebih konkrit dan sesuai dengan karakteristik Rumah Sakit Bhayangkara Brimob. Dengan perbaikan ini, rumah sakit diharapkan dapat merespons ancaman bencana kesehatan dengan lebih efektif, efisien, dan terkoordinasi di masa depan.
Kata Kunci: Kesiapsiagaan Bencana, Manajemen Rumah Sakit, COVID-19, Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Manajemen Bencana.
Kata Kunci: Kesiapsiagaan Bencana, Manajemen Rumah Sakit, COVID-19, Rumah Sakit Bhayangkara Brimob, Manajemen Bencana.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v9i3.6636
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.