Analisis Perlakuan Risiko Medicarion Error Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Karitas

Didik Hari Santosa, Grace Rumengan, Nurcahyo Andarusito

Abstract


Latar belakang: Medication error merupakan tantangan bagi Rumah Sakit dalam bidang keselamatan pasien karena berdampak merugikan bagi pasien. Tujuan: menganalisis medication error tahap prescribing, transcribing, dispensing dan administration di Instalasi Farmasi RS Karitas. Metode: deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi dan telaah dokumen. Telaah dokumen resep pada bulan februari 2021 Hasil: Dari 400 resep yang teridentifikasi risiko medication error teridentifikasi risiko pada tahap prescribing yang terbanyak adalah tidak adanya paraf dokter (92%), salah membaca nama obat (12%) pada tahap transcribing, salah/tidak lengkap menulis etiket (80%) pada tahap dispensing dan salah waktu pemberian obat (40%) pada tahap administration. Penilaian risiko menunjukkan risiko yang teridentifikasi pada level/bands hijau dan biru. Tindak lanjut: investigasi sederhana dengan prosedur rutin. Perlakuan risiko yang dilakukan mengadakan komunikasi kepada petugas yang terlibat dalam berbagai tahapan pemberian obat. Kesimpulan: teridentifikasinya risiko medicarion error di instalasi farmasi RS Karitas yaitu tidak adanya paraf dokter pada tahap prescribing, salah membaca nama obat pada tahap transcribing, salah/tidak lengkap menulis etiket pada tahap dispensing, dan salah waktu pemberian obat pada tahap administration. Saran: Sebaiknya RS Karitas menggunakan sistem peresepan elektronik (e-prescribing) dalam upaya menurunkan jumlah kasus medication error, pelatihan oleh unit diklat tentang kebijakan, SPO dan alur proses di instalasi farmasi bagi apoteker dan asisten apoteker baru untuk mempercepat adapatasi di instalasi farmasi RS Karitas.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.52643/marsi.v5i1.1298

Refbacks

  • There are currently no refbacks.