Pengaruh Penambahan Limbah Kulit Ari dan Ampas Kopi Pada Beberapa Media Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis melo L.) Golden Varietas Alisha F1 Pada Hidroponik Sistem Wick
Penanaman melon sistem hidroponik sistem wick salah satu solusi dalam permasalahan ketersediaan lahan dan penggunaan limbah kopi sebagai media tanam dapat mengurangi limbah produksi kopi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan penambahan terbaik limbah kulit ari dan ampas kopi pada beberapa media tanam terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon. Metode penelitian yang digunakan adalah RAK faktor tunggal. Perlakuan yang diberikan adalah 12 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali pada setiap perlakuan. Perlakuan A (50% Arang Sekam+50% Cocopeat), B (50% Arang Sekam+50% Cocopeat+Limbah Kulit Ari dan Ampas Kopi 10 gr), C (50% Arang Sekam+50% Cocopeat+Limbah Kulit Ari dan Ampas Kopi 20 gr), D (50% Arang Sekam+50% Cocopeat+Limbah Kulit Ari dan Ampas Kopi 30 gr), E (50% Cocopeat+50% Akar Pakis), F (50% Cocopeat+50% Akar Pakis+Limbah Kulit Ari dan Ampas Kopi 10 gr), G (50% Cocopeat+50% Akar Pakis+Limbah Kulit Ari dan Ampas Kopi 20 gr), H (50% Cocopeat+50% Akar Pakis+Limbah Kulit Ari dan Ampas Kopi 30 gr), I (50% Akar Pakis+50% Arang Sekam), J (50% Akar Pakis+50% Arang Sekam+Limbah Kulit Ari dan Ampas Kopi 10 gr), K (50% Akar Pakis+50% Arang Sekam+Limbah Kulit Ari dan Ampas Kopi 20 gr), L (50% Akar Pakis+50% Arang Sekam+Limbah Kulit Ari dan Ampas Kopi 30 gr). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat penambahan limbah kopi terbaik pada beberapa media tanam, yaitu pada perlakuan D memberikan hasil tertinggi luas daun sebesar 3.835,61 cm² dan hasil tertinggi bobot buah tanaman sebesar 1,29 kg serta perlakuan G memberikan hasil tertinggi tingkat kemanisan tertinggi sebesar 17,90 brix.
Kata Kunci : Limbah Kulit Ari dan Ampas Kopi, Media Tanam, Melon