Hubungan kesiapan Petugas Kesehatan terhadap Implementasi Elektronik Rekam Medis di Unit Penunjang Medis Rumah Sakit Bhayangkara Tk.II Jambi

Susi Andriyeni, Alih Germas Kodyat, Eka Yoshida

Abstract


Penerapan Rekam Medis Elektronik di Indonesia masih belum memenuhi target. Berbagai kendala di hadapi oleh Rumah sakit untuk menjalakan Rekam medis dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kesiapan petugas Kesehatan di RS Bhayangkara TK II Polda Jambi dalam menjalakan implementasi RME. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 106 orang. Jumlah sampel pada penelitian ini yaitu sebanyak 52 responden. Cara pengambilan sampe dengan proposional random Sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan wawancara kepada responden yang dilakukan oleh enumerator, Data dianalisis univariat, bivariat dan multi variat.
Hasil analisis multivariat pada variabel budaya, nilai koefisien regresi (B) sebesar 1,632 dengan POR (Prevalence Odds Ratio) 5,116 dan interval kepercayaan 95% (1.439-18.192) serta p-value sebesar 0,012. Hal ini menunjukkan bahwa budaya kerja yang baik dikaitkan dengan kesiapan petugas, terbukti tingkat signifikansinya (p = 0,012 < p-value 0,05). Sementara itu, variabel Sikap memiliki koefisien regresi (B) sebesar 1,4702 dengan POR 4,347 dan interval kepercayaan 95% (1.225-15.427) serta p-value sebesar 0,023. Ini menunjukkan bahwa sikap berpengaruh signifikan terhadap kesiapan petugas
Faktor budaya dan sikap memiliki hubungan yang sangat mempengaruhi terhadap kesiapan petugas dalam menjalankan rekam Medis Elektronik
Kata Kunci : rekam medis elektronik; RME; kesiapan petugas; rumah sakit

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.52643/jti.v11i2.6718

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter

 

StatCounter

View My Stats

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.