Determinan Yang Mempengaruhi Besaran Sisa Makanan Pada Pasien Geriatri, Penyakit Dalam Dan Obgyn Di Ruang Rawat Inap RS Bhayangkara Brimob Tingkat III Jakarta

Nafsul Mutmainah, Cicilia Windiyaningsih, Dicky Dewanto

Abstract


Banyaknya makanan yang sisa pasien rawat inap dirumah sakit yang ada di Indonesia.Pelayanan standar minimal rumah sakit bahwa indikator pelayanan gizi standarnya meliputi makanan yang sisa tidak dihabiskan pasien ≤20%.Tujuan dari penelitian membuktikan determinan yang berperan terhadap besaran makanan yang sisa pada pasien geriatri,penyakit dalam dan obsgin diruang rawat inap. Penelitian terapan adalah penelitian terapan disainnya Kohort prospektif,  dengan 90 pasien dari populasi rawat inap dilantai dua dan tiga yang mendapatkan makanan biasa dengan siklus menu lebih dari 3x mendapatkan menu makanan selama perawatan di rumah sakit. Pengambilan data dengan dua cara pengamatan makanan yang sisa dan pengisian kuesioner sebagai instrumen.Data tentang makanan yang sisa didapatkan dengan cara skala 6 point visual comstock.Data tentang umur, jenis kelamin,lama perawatan dan jenis perawatan dari instansi gizi dalam memenuhi pesanan menu pasien rawat inap.Analisis deskriptif dan analitik korelasi dengan regresi linier sederhana berganda. Sisa makanan pasien 61,1%, nasi 72%, sayur 53.44 %,lauk hewani 52.38 %, lauk nabati 50.97%. Ada hubungan  bermakna sisa makanan dengan penampilan makanan ,rasa makanan,sikap pramusaji dan makanan dari luar sedangkan kondisi klinis dengan suhu tidak ada hubungan bermakna. Determinan yang berpengaruh terhadap sisa makanan adalah penampilan dan makanan dari luar dengan R2 0.274. Kesimpulannya adalah  makanan dari luar dan penampilan makanan berkontribusi 27.4% terhadap sisa makanan.

Kata kunci : makanan luar, penampilan makanan,sisa makanan


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.