Prediktor Faktor Lingkungan Sosial untuk Kualitas Hidup Lansia di Wilayah Rural dan Urban

Susiana Nugraha

Abstract


Perubahan fisik yang terjadi pada Lansia erat kaitannya dengan perubahan psikososialnya. Pengaruh yang muncul akibat berbagai perubahan pada lansia tersebut jika tidak teratasi dengan baik, cenderung akan mempengaruhi kesehatan lansia secara menyeluruh dan mempengaruhi kualitas hidupnya . Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui prediktor kualitas hidup lansia di wilayah rural dan urban di wilayah Kota Cimahi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah Rural yaitu rata – rata umur lansia 69,10 tahun dan di Urban 69,07 skor, untuk wilayah Rural yaitu rata – rata dukungan sosial  42,60 skor dan di Urban 42,60 skor, untuk wilayah Rural yaitu rata – rata fungsi keluarga 12,73 skor dan di Urban 12,46 skor, untuk wilayah Rural yaitu rata – rata keterlibatan lansia di masyarakat 10,85 skor dan di Urban 11,51 skor. Hasil analisis pada pemodelan multivariat menunjukkan bahwa model hanya sesuai dan signifikan untuk lansia yang tinggal di wilayah urban dengan nilai R2 = 0,17 dan p value = 0.014. Temuan dalam penelitian ini berimplikasi pada pentingnya memperhatikan faktor fungsi keluarga yang yang berada di rumahnya yang dapat mempengaruhi kualitas hidup lansia sehingga di harapkan agar lansia melewati hari – hari dalam hidupnya dengan kualitas hidup yang semakin baik.

 

Kata kunci: kualitas hidup, lansia, rural, urban


Full Text:

PDF

References


UNDESA (United Nation for Departement of Economic and Social Affair). World Population Prospect 2019. New York, USA; 2019.

BPS (Badan Pusat Statistik). Kabupaten Bandung barat dalam Angka (Statistic of Bandung Regency). Bandung; 2018.

Kementerian Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. HASIL UTAMA RISKESDAS 2018 Kesehatan. 2018;20–1.

Kementrian Kesehatan RI (Ministry of Health Republic Indonesia). Situasi lanjut usia 2016 (Elderly Situation of 2016). 2016;1.

Nuraini K, Haryanto J, Fauzingtyas R. Lansia Dengan Diabetes Mellitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Bantul 1 Yogyakarta. 2017;4(2):171–8.

Rohmah AIN, Purwaningsih P, Bariyah K. Quality of Life Elderly. Keperawatan. 2012;3(2):120–32.

Herrera Ponce MS, Barros Lezaeta C, Fernández Lorca MB. Predictors of Quality of Life in Old Age: A Multivariate Study in Chile. J Popul Ageing. 2011;4(3):121–39.

Setiati S, Harimurti K, Dewiasty E, Istanti R. Predictors and scoring system for health-related quality of life in an Indonesian community-dwelling elderly population. Acta Med Indones. 2011;43(4):237–42.

Wongsawat S. Predicting Factors for Quality of Life of Elderly in the Rural Area. Int J Art Sci. 2017;09(04):363–71.

Palompon DR, Ong M. Predictors of Quality of Life of Institutionalized and Community - Dwelling Elderly. CNU J High Educ. 2015;9:152–61.

Ellulu MS. Osong Public Health and Research Perspectives The Interrelationships and the Determinants among Adults in Gaza City , Palestine. 2018;9(6):289–98.

Adioetomo SM, Mujahid G. Indonesia on the Threshold of Population Ageing. 1st ed. Posselt Horst, editor. Vol. 1, UNFPA Indonesia Monograph Series. 2014. 90 p.

Riskesdes. Riskesdas 2018 (National Basic Health Reserach 2018). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Ministry of Helath Republic Indonesia). Jakarta; 2018.

Subpraba S. Hubungan Aktivitas Sosial, Interaksi Sosial dan Fungsi Keluarga Dengan Kualitas Hidup Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas I Denpasar. UNiversitas Udayana; 2015.

Fitriyadewi LPW, Suarya LMKS. Peran Interaksi Sosial Terhadap Kepuasan Hidup Lanjut Usia. J Psikol Udayana. 2016;3(2):332–41.

Sutikno E. Hubungan Antara Fungsi Keluarga dan Kualitas Hidup Lansia. Universitas Sebelas Maret; 2011.

Chippendale T, Boltz M. The neighborhood environment: Perceived fall risk, resources, and strategies for fall prevention. Gerontologist. 2015;55(4):575–83.




DOI: https://doi.org/10.52643/jukmas.v4i1.803

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020

Flag Counter

View My Stats