Analisis Hubungan Safety Climate Dengan Safety Behavior Pada Pekerja Konstruksi Proyek Apartemen El-Centro, Pt Totalindo Eka Persada, Bogor

Citra Indah Setiawan, Evi Nopiyanti, Agus Joko Susanto

Abstract


Persepsi pekerja konstruksi terhadap iklim keselamatan (safety climate) masih banyak yang negatif, sehingga mempengaruhi perilakunya dalam melaksanakan pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis safety climate dengan safety behavior pada pekerja konstruksi Proyek Apartemen El-Centro, PT Totalindo Eka Persada, Bogor. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rancangan cross sectional Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 139 orang, yang terdiri dari 4 orang manajemen dan 135 orang pekerja konstruksi. Penilaian NOSACQ-50 iklim keselamatan proyek didapat hasil 1,30–1,59. Hasil univariat iklim keselamatan pada pekerja konstruksi semua dari 7 dimensi iklim keselamatan mempunyai iklim keselamatan yang negatif dan mempunyai perilaku keselamatan yang kurang baik. Tingkat iklim keselamatan (safety climate) pada proyek Apartemen El-Centro adalah termasuk katagori sangat rendah dengan nilai 1,30 – 1,59. Tujuh dimensi dalam safety climate semua berhubungan dengan safety behavior, P value dari 7 dimensi yang didapat adalah dari 0,017 – 0,047 artinya ada hubungan secara signifikan antara safety climate (7 dimensi) dengan safety behavior.  Dengan OR 1,908 - 2,500 artinya pekerja yang memiliki persepsi negatif terhadap keselamatan kerja memiliki peluang 1,908 – 2,500 kali mengalami perilaku tidak aman. Saran yang dapat diberikan adalah komitmen terhadap kebijakan K3 yang sudah dibuat, serta menjalankan program K3 yang sudah direncanakan.

 

Kata kunci  : Safety climate, safety behavior, NOSACQ-50


Full Text:

Untitled


DOI: https://doi.org/10.52643/jukmas.v1i1.557

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Flag Counter

View My Stats