Penggunaan dan Bahaya Insektisida Rumah Tangga di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru

Desi Rahmalia

Abstract


Insektisida rumah tangga yang digunakan untuk pembasmi nyamuk sangat dibutuhkan dalam pengendalian vektor nyamuk. Insektisida sangat berbahaya bagi anggota keluarga teruma pada balita, salah satu penyakitnya adalah ISPA. Oleh karena itu, harus ada perlindungan diri pada saat penggunaan insektisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan dan bahaya insektisida rumah tangga di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian cross sectional. Jumlah populasi 1038 balita, jumlah sampel sebanyak 165 responden yang diambil dengan menggunakan teknik Proporsional Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi univariat dan bivariat (Chi Square α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pendidikan dengan kejadian ISPA (P value = 0,009) dengan OR = 2,789, ada hubungan antara pekerjaan dengan kejadian ISPA  (P value = 0,022) dengan OR = 0,022, dan ada hubungan pemakaian insektisida rumah tangga dengan kejadian ISPA(P value = 0,016) dengan OR =0,016  di Kelurahan Meranti Pandak Kecamatan Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru. Saran peneliti adalah agar dapat lebih memahami informasi tentang pemaparan insektisida pada tubuh anggota keluarga dan dapat mengurangi kebiasaan penggunaan insektisida dalam menghindari dari gigitan nyamuk dengan memasang kawat nyamuk pada lubang jendela dan lubang angin, menggunakan kelambu di di tempat tidur, menanam tanaman pengusir nyamuk, menjaga kebersihan rumah, saluran air dan menutup bak penampungan air.

Kata kunci : Insektisida rumah tangga, pendidikan, pekerjaan dan Kejadian ISPA


Full Text:

Untitled


DOI: https://doi.org/10.52643/jukmas.v1i1.555

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 JUKMAS : Jurnal Kesehatan Masyarakat

Flag Counter

View My Stats