Pengaruh Beban Kerja, Komitmen, dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Dokter Spesialis Dalam Pengisian Rekam Medis Elektronik di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk III Hoegeng Imam Santoso Banjarmasin
Abstract
Abstrak
Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan sistem digital bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, akurasi pencatatan, dan kemudahan akses informasi bagi tenaga medis yang digunakan untuk mengelola data kesehatan pasien secara terintegrasi. Ketidaklengkapan dalam pengisian RME menjadi salah satu masalah yang belum teratasi sampai saat ini. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024 sampai Februari 2025 dengan tujuan menganalisis pengaruh beban kerja, komitmen, dan kepuasan kerja terhadap kinerja dokter spesialis dalam pengisian RME di instalasi rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Hoegeng Imam Santoso Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional, melibatkan 25 responden pengguna RME. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pengisian kuesioner. Mayoritas responden berusia 40-50 tahun dan seluruhnya adalah dokter spesialis berstatus mitra. Hasil univariat menunjukkan bahwa responden mempunyai beban kerja rendah (60%), komitmen rendah (56%) , kepuasan kerja tinggi (60%) dan kinerja tinggi (64%) . Hasil bivariat dengan menggunakan uji chi square menyatakan bahwa beban kerja memengaruhi kinerja (0.00 kurang dari 0.05), komitmen memengaruhi kinerja (0.013 kuramg dari 0.05) dan kepuasan kerja memengaruhi kinerja (0.004 kurang dari 0,05). Pada multivariat dengan menggunakan regresi logistik berganda menunjukkan bahwa beban kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh pada kinerja. Rekomendasi dari penelitian ini adalah mengurangi beban kerja dokter spesialis dalam tugas administrasinya
Kata kunci : beban kerja, komitmen, kepuasan. kinerja, RME
Rekam Medis Elektronik (RME) merupakan sistem digital bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan, akurasi pencatatan, dan kemudahan akses informasi bagi tenaga medis yang digunakan untuk mengelola data kesehatan pasien secara terintegrasi. Ketidaklengkapan dalam pengisian RME menjadi salah satu masalah yang belum teratasi sampai saat ini. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2024 sampai Februari 2025 dengan tujuan menganalisis pengaruh beban kerja, komitmen, dan kepuasan kerja terhadap kinerja dokter spesialis dalam pengisian RME di instalasi rawat inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk.III Hoegeng Imam Santoso Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional, melibatkan 25 responden pengguna RME. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan pengisian kuesioner. Mayoritas responden berusia 40-50 tahun dan seluruhnya adalah dokter spesialis berstatus mitra. Hasil univariat menunjukkan bahwa responden mempunyai beban kerja rendah (60%), komitmen rendah (56%) , kepuasan kerja tinggi (60%) dan kinerja tinggi (64%) . Hasil bivariat dengan menggunakan uji chi square menyatakan bahwa beban kerja memengaruhi kinerja (0.00 kurang dari 0.05), komitmen memengaruhi kinerja (0.013 kuramg dari 0.05) dan kepuasan kerja memengaruhi kinerja (0.004 kurang dari 0,05). Pada multivariat dengan menggunakan regresi logistik berganda menunjukkan bahwa beban kerja merupakan variabel yang paling berpengaruh pada kinerja. Rekomendasi dari penelitian ini adalah mengurangi beban kerja dokter spesialis dalam tugas administrasinya
Kata kunci : beban kerja, komitmen, kepuasan. kinerja, RME
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.52643/jti.v11i2.6723
Refbacks
- There are currently no refbacks.
StatCounter

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











