HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN PELAYANAN KESEHATAN HOSPITAL WITHOUT WALLS PADA PASIEN STROKE DI RSUD CIBINONG
Abstract
Latar Belakang Perkembangan teknologi dalam bidang kesehatan telah mendorong inovasi layanan,
termasuk program Hospital Without Walls di RSUD Cibinong. Program ini bertujuan untuk meningkatkan
akses dan efektivitas pelayanan bagi pasien stroke yang memerlukan perawatan berkesinambungan tanpa
harus selalu datang ke rumah sakit. Namun, pemanfaatan layanan ini masih belum optimal, sehingga
diperlukan analisis terhadap faktor yang mempengaruhinya. Tujuan menganalisa hubungan antara
pengetahuan dan penggunaan gadget dengan efektifitas pelayanan hospital without walls pada pasien
stroke di RSUD Cibinong. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 231
responden yang dipilih secara random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang
telah diuji validitas dan realibitasnya. Analisis data menggunakan SPSS, meliputi uji normalitas, uji
hubungan (Pearson atau Spearman), uji Chi-square, dan uji regresi biner. Hasil penelitian Pengetahuan
berhubungan positif dengan pelayanan hospital without walls (ρ sama dengan 0.583, p kurang dari 0.05). Terdapat hubungan
signifikan antara pendidikan, pendapatan, dan frekuensi penggunaan gadget dengan pemanfaatan
layanan hospital without walls. Tidak ada hubungan signifikan untuk jenis kelamin, pekerjaan, dan usia.
Kesimpulan pengetahuan dan penggunaan gadget berhubungan positif dengan pelayanan hospital
without walls. Terdapat hubungan signifikan antara pendidikan, pendapatan, dan frekuensi penggunaan
gadget dengan pemanfaatan layanan hospital without walls. Tidak ada hubungan signifikan untuk jenis
kelamin, pekerjaan, dan usia.
Kata Kunci: Hospital Without Walls, Instalasi Rujukan, Telemedicine, dan Homecare, Rumah Sakit Umum
Daerah Cibinong.
Daftar Pustaka: 43 (2010-2024)
termasuk program Hospital Without Walls di RSUD Cibinong. Program ini bertujuan untuk meningkatkan
akses dan efektivitas pelayanan bagi pasien stroke yang memerlukan perawatan berkesinambungan tanpa
harus selalu datang ke rumah sakit. Namun, pemanfaatan layanan ini masih belum optimal, sehingga
diperlukan analisis terhadap faktor yang mempengaruhinya. Tujuan menganalisa hubungan antara
pengetahuan dan penggunaan gadget dengan efektifitas pelayanan hospital without walls pada pasien
stroke di RSUD Cibinong. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 231
responden yang dipilih secara random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang
telah diuji validitas dan realibitasnya. Analisis data menggunakan SPSS, meliputi uji normalitas, uji
hubungan (Pearson atau Spearman), uji Chi-square, dan uji regresi biner. Hasil penelitian Pengetahuan
berhubungan positif dengan pelayanan hospital without walls (ρ sama dengan 0.583, p kurang dari 0.05). Terdapat hubungan
signifikan antara pendidikan, pendapatan, dan frekuensi penggunaan gadget dengan pemanfaatan
layanan hospital without walls. Tidak ada hubungan signifikan untuk jenis kelamin, pekerjaan, dan usia.
Kesimpulan pengetahuan dan penggunaan gadget berhubungan positif dengan pelayanan hospital
without walls. Terdapat hubungan signifikan antara pendidikan, pendapatan, dan frekuensi penggunaan
gadget dengan pemanfaatan layanan hospital without walls. Tidak ada hubungan signifikan untuk jenis
kelamin, pekerjaan, dan usia.
Kata Kunci: Hospital Without Walls, Instalasi Rujukan, Telemedicine, dan Homecare, Rumah Sakit Umum
Daerah Cibinong.
Daftar Pustaka: 43 (2010-2024)
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.52643/jti.v11i2.6721
Refbacks
- There are currently no refbacks.
StatCounter

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











