Pengaruh Kepatuhan Minum Obat Oral Anti Diabetik Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II

Selly Septi Fandinata, Rizky Darmawan

Abstract


Diabetes Melitus (DM) adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar glukosa darah tinggi (hiperglikemia) diakibatkan karena sekresi insulin, gangguan aktivitas insulin atau keduanya. Kepatuhan minum obat sangat penting untuk mencapai keberhasilan terapi pengobatan dan mencegah komplikasi. Keberhasilan terapi sangat dipengaruhi oleh kepatuhan pasien dalam minum obat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kepatuhan terhadap obat oral anti-diabetes terhadap kadar gula darah pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini adalah kualitatif dengan metode analisis asosiatif dan metode pengambilan sampel menggunakan teknik convenience sampling. Hasil penelitian menggunakan analisis statistik uji korelasi Pearson (Product Momment) menunjukkan bahwa nilai-p = 0,048 <0,05 sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan minum obat dengan perubahan kadar gula darah pasien dengan diabetes mellitus tipe 2. Hubungan yang signifikan diklasifikasikan dalam kategori lemah dengan nilai koefisien korelasi Pearson adalah 0,363 <0,4, koefisien korelasi positif sehingga hubungan antara kepatuhan minum obat dengan perubahan kadar gula darah tidak searah, artinya, semakin besar skor kepatuhan minum obat maka semakin besar pula selisih kadar gula darah pre dan post terapi.


Keywords


Diabebes Mellitus, efektivitas terapi, kepatuhan minum obat

Full Text:

PDF

References


Aini, N., Widayati, F., & Yusuf, A.H., 2011, Upaya Meningkatkan Perilaku Pasien Dalam Tatalaksana Diabetes Mellitus dengan Pendekatan Teori Model Behavioral Syste DOROTHY E. JOHNSON, Jurnal Ners, 6(1), 1-10

Ambarwati, W.N., 2012, Konseling Pencegahan dan Penatalaksanaan Penderita Diabetes Mellitus, Publikasi ilmiah, Universitas Muhammadiyah Surakarta [7]

Aronson, J.K., 2007. Compliance, concordance, adherence. British Journal of Clinical Pharmacology, 63(4), pp.383–384.

Boyoh. E.M., Kaawoan.A., Bidjuni.H., 2015. Hubungan Pengetahuan Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Poliklinik Endokrin Rumah Sakit Prof.DR.R.D.Kandou Manado. Jurnal keperawatan (e-Kp) vol. 3, no.3, p. 1-6.

Damyati, V., 2011, Diabetes, RI Urutan Empat Terbesar. http://www.jurnas.com/halaman/9/2011-11-14/188943 (diakses tanggal 18 Desember 2019)

Dunham, P.J. & Karkula, J.M., 2012. Effects of a Pharmacy Care Program on Adherence and Outcomes. The American Journal of Pharmacy Benefits, (February), pp.8–14. Available at: www.ajpblive.com.

International Diabetes Federation (2013). Diabetes Atlas 6th ed. Belgium

Loghmani, E., 2005, Guidelines for Adolescent Nutrition Services: Chapter 14. Diabetes Mellitis: Type 1 and Type 2, School of Publik Healty

Pascal, I.G., Ofoedu, J.N., Uchenna, N.P., Nkwa, A.A, & Uchamma, G.E., 2012, Blood Glucose Control and Medication Adherence Among Adult Type 2 Diabetic Nigerians Attending a Primary Care Clinic in Under-resourced Environment of Eastern Nigeria, North Am J Med Sci, 4, 310-5

Pratita, N.D., 2012. Hubungan Dukungan Pasangan dan Health Locus of Control dengan Kepatuhan dalam Menjalani Proses Pengobatan pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, 1(1).

Rasdianah. N, Martodiharjo. S, Andayani.T.M, Hakim, L. 2016. Gambaran Kepatuhan Pengobatan Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Vol.5.No.4,p 249-251.

Santosa, M., 2011, Pengenalan Penyakit DM & Penanganannya Dewasa ini, http://www.pbpapdi.org/papdi.php?pb=detil_berita&kd_berita=87 (diakses tanggal 15 Januari 2020)

Selly., Rizky, 2020. Perbedaan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Yang Baru Terdiagnosa dan Sudah Lama Terdiagnosa Penyakit Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Manuntung, vol. 6 edisi 1

Smeltzer S.C & Bare, Brunner & Suddarth. 2008. Keperawatan Medikal Bedah. (terjemahan) Edisi 8 Volume 2 Ahli Bahasa H.Y Kuncura, Andry Hartono, Monica Ester, Yasmin Asih. Jakarta : EGC

Soegondo, S., Soewondo P; & Subekti 2009. Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Terpadu. Jakarta: Fakultas Kedokteran Unversitas Indonesia

WHO, 2003. Adherence to Long- Term Therapies: Evidence for Action.

Widiasworo, F.B., Wijaya, N., Ratna, E., Sulistyarini, A., 2015. Profil Kepatuhan Pasien Puskesmas Candi Sidoarjo Dalam Penggunaan Anti Diabtes Oral.Jurnal Farmasi Komunitas.Vol.2, No.1, p.5-11.

Widyasari, N. 2017. Hubungan Karakteristik Responden Dengan Resiko Diabetes Melitus dan Dislipidemia Kelurahan Tanah Kalikedinding.Jurnal Berkala Epidemiologi. Vol. 5, No.1, p 130-141.

Wijaya, N., Faturrohmah, A., Agustin, W., et al. 2015. Profil Kepatuhan Pasien Diabetes Melitus Puskesmas Wilayah Surabaya Timur Dalam Menggunakan Obat Dengan Metode Pill Count. Jurnal Farmasi Komunitas.Vol.2, No.1, P.18-22.Baro,




DOI: https://doi.org/10.52643/jbik.v10i1.825

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan

Flag Counter

   

 

JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN by http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License