Analisis Pengaruh Berbagi Ruangan Tidur Terhadap Gejala Tb Pada Kontak Serumah Penderita

Meithyra Melviana Simatupang, Sri Tjahjani Budi Utami, Ema Hermawati

Abstract


Mycobacterium tuberculosis dikeluarkan penderita pada saat batuk, bersin bahkan ketika berbicara. Durasi dan frekuensi pajanan merupakan faktor penting pada transmisi penyakit tuberkulosis, terutama pada ruangan tertutup. Oleh sebab itu, orang yang paling rentan tertular adalah kontak serumah penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko berbagi ruangan tidur dengan penderita terhadap adanya gejala TB pada kontak serumah penderita. Studi ini kuantitatif ini menggunakan desain cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan mewawancarai 73 penderita TB serta kontak serumahnya dan observasi kondisi lingkungan rumah. Hasil analisis menunjukkan bahwa kontak serumah mengalami gejala TB jika berbagi ruangan tidur dengan penderita. Kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh tingkat kepadatan hunian <9m2 dan jenis lantai yang tidak kedap air. Untuk mencegah penularan TB pada kontak serumah penderita, disarankan untuk menghilangkan kebiasaan tidur dalam ruangan yang sama dengan penderita dan menjaga sirkulasi udara untuk mengurangi kontaminasi bakteri TB di dalam rumah.


Keywords


tuberkulosis, penularan, kontak serumah, berbagi ruang tidur, lingkungan rumah

Full Text:

PDF

References


World Health Organization (WHO). 2018. Global Tuberculosis Report.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2018. Data dan Informasi Profil Kesehatan Indonesia 2017.

Dinas Kesehatan Provinsi Banten. 2015. Angka Penemuan Kasus TB di Provinsi Banten.

Dinas Kesehatan Kota Serang. 2015. Jumlah Kasus Tuberculosis Kota Serang.

Aldridge R, Zenner D, White P, Muzyamba M, Loutet M, Dhavan P, et al. 2016. Prevalence of and Risk Factors for Active Tuberculosis in Migrants Screened Before Entry to The UK: A Population-Based Cross-Sectional Study. Lancet Infectious Diseases. 16(8):962-970. DOI:10.1016/S1473-3099(16)00072-4.

Migliori G, Sotgiu G, Rosales-Klintz S, Centis R, D'Ambrosio L, Abubakar I, et al.2018. European Union Standards for Tuberculosis Care. European Respiratory Journal (ERJ). DOI: 10.1183/13993003.02678-2017.

Roya-Pabon CL, Perez-Velez CM. 2016. Tuberculosis Exposure, Infection and Disease in Children: A Systematic Diagnostic Approach. Pneumonia. DOI: 10.1186/s41479-016-0023-9. Tersedia di https://pneumonia.biomedcentral.com/articles/10.1186/s41479-016-0023-9. Diakses pada 7 Maret 2019.

WHO. 2009. WHO Policy on TB Infection Control in Health-Care Facilities, Congregate Settings and Households.

Srivastava K, Kant S, Verma A. 2015. Role of Environmental factors in Transmission of Tuberculosis. Dynamics of Human Health. 2(4).

Acuña-Villaorduña C, Jones-López E, Marques-Rodrigues P, Gaeddert M, Geadas C, Hadad DJ, et al. Intensity of Exposure to Pulmonary Tuberculosis Determines Risk of Tuberculosis Infection and Disease. Europian Respiratory Journal. DOI: 10.1183/13993003.01578-2017. Tersedia di https://erj.ersjournals.com/content/51/1/1701578. Diakses pada 7 Maret 2019.

Huddart S, Bossuroy T, Pons V, Baral S, Pai M, Delavallade C. Knowledge About Tuberculosis and Infection Prevention Behavior: A Nine City Longitudinal Study from India. Plos One. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0206245 Tersedia di https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0206245. Diakses pada 7 Maret 2019.

Lancella L, Vecchio A, Chiappini E, Tadolini M, Cirillo D, Tortoli E, Martino M. 2015. How to Manage Children Who Have Come into Contact with Patients Affected by Tuberculosis. Journal of Clinical Tuberculosis and Other Mycobacterial Diseases. 1:1-12. https://doi.org/10.1016/j.jctube.2015.07.002

Centers for Disease Control and Prevention (CDC). 2013. Core Curriculum on Tuberculosis: What the Clinician Should Know.

Sun W, Gong J, Zhou J, Zhao Y, Tan J, Ibrahim A, Zhou Y. 2015. International Journal of Environmental Research and Public Health. 12:1425-1448. DOI:10.3390/ijerph120201425

Indriyani N, Istiqomah N, Anwar M. 2016. Hubungan Tingkat Kelembaban Rumah Tinggal Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kecamatan Tulis Kabupaten Batang. 5 (3). Unnes Journal of Public Health. https://doi.org/10.15294/ujph.v5i3.11311.

Widyarsih, F, Rochmawati, Saleh I. 2015. Faktor Risiko Kejadian Tuberkulosis Paru Di Unit Pelayanan Kesehatan (Upk) Puskesmas Perum 2 Pontianak. Jurnal Mahasiswa dan Peneliti Kesehatan, 2(2).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2014. Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.

Rensselaer Polytechnic Institute. 2003. Controlling Tuberculosis Transmission with Ultraviolet Irradiation.

Mphaphlele M, Dharmadhikari A, Jensen P, Rudnick S, Van Reenen T, Pagano M, et al. 2015. Institutional Tuberculosis Transmission. Controlled Trial of Upper Room Ultraviolet Air Disinfection: A Basis for New Dosing Guidelines. American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine. 192(4):477-84. DOI: 10.1164/rccm.201501-0060OC.

Hamidah, Kandau G, Posangi J. 2015. Hubungan Kualitas Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Perawatan Siko Kecamatan Ternate Utara Kota Ternate Provinsi Maluku Utara. Biomedik (eBm). 3(3):856-864. Pasca Sarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi.

Wulandari A, Nurjazuli, Adi M. 2015. Faktor Risiko dan Potensi Penularan Tuberkulosis Paru di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 14(1). DOI: https://doi.org/10.14710/jkli.14.1.7%20-%2013.

Wanti, Solihah Q, Djapawiwi M. 2015. Relationship between House Condition and Tuberculosis Incidence in Timor Tengah Utara District. International Journal of Sciences: Basic and Applied Research (IJSBAR). 21(1).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 1999. Persyaratan Kesehatan Perumahan. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 829/MENKES/SK/VII/1999.

Kenedyanti E, Sulistyorini L. 2017. Analisis Mycobacterium Tuberculosis Dan Kondisi Fisik Rumah Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru. Jurnal Berkala Epidemiologi. 5(2):152-162. DOI:10.20473/jbe.v5i2.2017.152-162.

Nurwanti, Wahyono B. 2016. Hubungan Antara Faktor Penjamu (Host) dan Faktor Lingkungan (Environment) Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Kambuh (Relaps) di Puskesmas Se-Kota Semarang. Public Health Perspective Journal. 1 (1).

Centers for Disease Control and Prevention (CDC). 2005. Guidelines for Preventing the Transmission of Mycobacterium tuberculosis in Health- Care Settings. Morbidity and Mortality Weekly Report. Tersedia di http://www.cdc.gov/MMWR/preview/mmwrhtml/rr5417a1.htm. Diakses pada tanggal 29 November 2016.

Prüss-Ustün A, Corvalan C. 2006. Preventing Disease through Healthy Environment: Toward an Estimate of the Environmental Burden of Disease. Geneva: WHO.

Tesema C, Tadesse T, Gebrehiwot M, Tsegaw A, Weldegebreal F. 2015. Environmental and Host-related Determinants of Tuberculosis in Metema District North-west Ethiopia. Drug, Healthcare and Patient Safety. Volume 2015:7. 87-95. http://dx.doi.org/10.2147/DHPS.S82070.

CNTC (Francis J. Curry National Tuberculosis Center). 2007. Tuberculosis Infection Control: A Practical Manual for Preventing TB.

Department of Health Services (DHS). 1990. Using Ultraviolet Radiation and Ventilation to Control Tuberculosis. California Indoor Air Quality Program, Air and Industrial Hygiene Laboratory, and Tuberculosis Control and Refugee Health Programs Unit, Infectious Diseases Branch.

Prüss-Ustün A. Wolf J, Corvalán C, Bos R. Neira M. 2016. Preventing Disease Through Healthy Environments: A Global Assessment of the Burden of Disease from Environmental Risks.

Budi I, Ardillah Y, Sari I, Septiawati D. 2018. Analisis Faktor Risiko Kejadian penyakit Tuberculosis Bagi Masyarakat Daerah Kumuh Kota Palembang. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia. 17 (2). 87-94. DOI: 10.14710/jkli.17.2.87-94.

Kirenga B, Ssengooba W, Muwonge C, Nakiyingi L, Kyaligonza S, Kasozi S, et al. Tuberculosis Risk Factors Among Tuberculosis Patients in Kampala, Uganda: Implications for Tuberculosis Control. BMC Public Health. 15(13). DOI: 10.1186/s12889-015-1376-3.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan

Flag Counter

StatCounter

View My Stats

 

 

JURNAL BIDANG ILMU KESEHATAN by http://ejournal.urindo.ac.id/index.php/kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License