Pencegahan Dan Penularan Tuberkulosis Melalui Pemberdayaan Wanita Usia Subur DI RPTRA Payung Tunas Teratai Jakarta Timur Tahun 2019

Cicilia Windiyaningsih, Yeny Sulistyowati, Yenni Ariestanti, Tiwi Nurhastuti

Abstract


Dampak TB pada wanita lebih besar secara ekonomi dan reproduksi, serta terhadap anak dan anggota keluarga yang lain3 Tujuannya membuktikan pemberian edukasi pengetahuan, sikap dan perilaku tentang pencegahan penularan Tuberkulosis akan meningkatkan nilai pengetahuan, sikap dan perilaku pada wanita di RPTRA Payung Tunas Teratai. Metode pemberian materi dengan ceramah interaktif dan tanya jawab, simulasi, praktek mevisualisasikan pencegahan penularan Tuberkulosis kepada masyarakat. Sampel 75 wanita usia subur secara kuota yg diberikan kepada bapak RW ke RT oleh koordinator RPTRA Bambu Petung. Pre dan post tes serta evaluasi pengetahuan, sikap dan praktik pencegahan penularan Tuberkulosis dengan lembar pertanyaan standar dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Analisis deskriptif dan analitik pertama untuk pre test dan post tes 52 responden dengan uji beda dua mean dependent (pair t test); begitu pula untuk 12 responden dengan tiga kali evaluasi nilai KAP pre, post dan kunjungan menggunakan analisis uji beda dua mean dependen (pair t test). Hasil edukasi dengan ceramah, tanya jawab, pemberian hard copy materi serta simulasi tentang pencegahan penularan Tuberkulosis bermakna terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan penularan Tuberkulosis pada 87 responden pre dan post intervensi, namun untuk yang 20 responden pre, post dan saat kunjungan ke rumah responden setelah satu bulan intervensi tidak bermakna artinya kurang bermanfaat. Simpulan edukasi pencegahan dan penularan Tuberkulosis bermakna hanya setelah satu hari paska edukasi. Sebaiknya edukasi dilakukan terus menerus secara berkesinambungan, termasuk bagi wanita yang bukan penderita TB.

Kata Kunci: edukasi, KAP, TB


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.