RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) TERHADAP PENGGUNAAN TRICHOKOMPOS PADA PEMUPUKAN BERIMBANG

Nikodemus Lede, Ruswadi Muchtar, Siti M Sholihah

Abstract


Tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L) merupakan salah satu jenis sayuran penting di Indonesia, karena selain memiliki nilai gizi  yang cukup tinggi  juga memiliki nilai ekonomi  yang tinggi. Untuk meningkatkan produksi cabai antara lain adalah dengan memperbaiki kesuburan tanah dan menekan serangan  OPT melalui upaya pemupukan yang optimal dan ramah lingkungan. Trichokompos  merupakan salah satu bentuk pupuk organik kompos yang mengandung cendawan  antagonis Trichoderma  sp., selain mengandung unsur  hara  makro  dan  mikro, berfungsi juga sebagai dekomposer bahan organik sekaligus sebagai pengendali penyakit tular  tanah seperti Sclerotium sp, Phytium sp. Fusarium sp dan Rhizoctonia sp.           

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dosis trichokompos yang terbaik dalam pemupukan berimbang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabe rawit. Penelitian ini dilakukan dengan  metode eksperimen,  menggunakan pola Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor dengan 6 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga diperoleh 18 satuan percobaan. Jumlah dan jenis perlakuan yaitu :  P0 (Tanpa Trichokompos), P1 (50 gr Trichokompos/tanaman), P2 (100 gr Trichokompos/tanaman), P3 (150 gr Trichokompos/tanaman), P4 (200 gr Trichokompos/tanaman), P5(250gr Trichokompos/tanaman), danP6(300gr  Trichokompos/tanaman).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis  Trichokompos 200 gr /tanaman memberikan respon yang paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit.

 

Kata Kunci : Trichokompos dan Cabe Rawit


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter