IDENTIFIKASI PANGAN LOKAL Di KABUPATEN BEKASI

Yeta Hendriwideta

Abstract


Penelitian ini menggali potensi Kabupaten Bekasi dalam olahan pangan lokal, selain  juga mengkaji kecenderungan perkembangan olahan pangan lokal dan upayanya meningkatkan kualitas dan citranya. Sehingga dapat dilakukan perencanaan, penelaah dalam pengambilan kebijakan terkait potensinya di Kabupaten Bekasi. Kajian ini untuk melakukan pendataan potensi pangan lokal dan olahan pangan lokal di Kabupaten Bekasi.

Lokasi kegiatan di kecamatan yang memiliki potensi budidaya pangan lokal. Dengan pengumpulan data menggunakan “metoda survei  (data sekunder (pustaka) dan data primer (wawancara, kuesioner, pengamatan langsung ke lokasi  pelaku usaha di Kabupaten Bekasi). dilakukan dengan teknik purposive. Menggunakan informan di bidang ketahanan pangan, pelaku usaha pangan lokal, aparat pemerintah desa, anggota dan pengurus KWT (Kelompok Wanita Tani) Kabupaten Bekasi. Setelah data terkumpul kemudian ditabulasikan berdasarkan tipologi masing-masing program/kebijakan dan dianalisis secara deskriptif.

Hasil penelitian menunjukan bahan pangan lokal yang berpotensi di Kabupaten Bekasi untuk meningkatkan skor PPH adalah : ganyong, kacang tanah, singkong, kacang hijau, bayam, pisang dan katuk. Namun Kegiatan usaha budidaya pangan lokal masih dilakukan secara konvensional. Demikian pula penyebarluasan dan informasi pangan lokal yang dikelola oleh masyarakat belum merata.

 

Kata kunci: Identifikasi, pangan lokal, pangan olahan, Kabupaten Bekasi

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter